SUARA PEKANBARU - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperingatkan Partai Demokrat dalam menyikapi sikap NasDem lebih memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
PKS memahami bagaimana sikap Demokrat saat ini. Akan tetapi PKS memperingatkan sebaikanya partai yang diketahui AHY tetap dalam koalisi bersama NasDem dan Anies Baswedan.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu mengaku sangat menghormati apa yang menjadi keputusan Partai Demokrat keluar dari Koalisi Perubahan.
"Kami memahami dan menghormati keputusan Partai Demokrat yang keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan dan mencabut dukungan terhadap Pencalonan Bapak Anies Rasyid Baswedan," kata Ahmad Syaikhu.
Kemudian Ahmad Syaikhu sangat berharap jika Partai Demokrat tetap berada dalam barisan Koalisi Perubahan.
"Sesungguhnya kami sangat berharap Partai Demokrat tetap berada dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan dan mengusung Bapak Anies Baswedan sebagai Bacapres RI," tambahnya.
Sebelumnya, elit Partai Demokrat memberikan reaksi keras atas keputusan NasDem yang mengawinkan Anies Baswedan bersama Cak Imin.
Dampak dari keputusan NasDem tersebut membuat elit Demokrat mencap Anies Baswedan sebagai pengkhianat. (*)
Baca Juga: Presiden PKS Mendadak Batal Hadiri Deklarasi Anies-Cak Imin Capres-Cawapres di Surabaya
Tag
Berita Terkait
-
Presiden PKS Mendadak Batal Hadiri Deklarasi Anies-Cak Imin Capres-Cawapres di Surabaya
-
Surya Paloh Artikan Anggukan Anies Baswedan Cak Imin Wapres, PKB Langsung Sepakat
-
'AMIN' Anies-Muhaimin Siang Ini Deklarasi di Hotel Majapahit Surabaya: Kalau Bicara Pancasila Insya Allah Aman
-
Nyelekit! Ini Kata Jubir Anies Baswedan Soal NasDem Pilih Cak Imin, Sudirman Said: SBY Lupa Pernah Memperlakukan Megawati seperti Itu
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Tak Perlu Khawatir
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar