SUARA PEKANBARU - Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) sedang membuka pendaftaran mahasiswa melalui jalur beasiswa pascasarjana MEXT University Recommendation (UR) tahun 2024.
Beasiswa MEXT UR adalah program yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi Jepang (MEXT).
Tujuan utama beasiswa ini adalah mendorong pertukaran aktif pelajar internasional ke universitas di Jepang serta meningkatkan daya saing internasional.
Ada perbedaan menarik dalam persyaratan beasiswa ini dibandingkan dengan beasiswa lainnya.
Misalnya, biasanya mahasiswa yang ingin mengikuti beasiswa serupa harus memiliki skor IELTS minimal 6,5 hingga 7.
Namun, beasiswa MEXT UR ini memungkinkan pendaftar dengan nilai IELTS sebesar minimal 5,5 untuk mendaftar.
Selain itu, para penerima beasiswa tidak diharuskan untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi mereka, dan mereka juga tidak harus memiliki pengalaman kerja sebelumnya.
Cakupan beasiswa ini sangat komprehensif, mencakup biaya masuk penuh dan biaya kuliah penuh yang akan ditanggung oleh beasiswa pengurangan biaya APU.
Selain itu, penerima beasiswa akan menerima tunjangan bulanan sebesar 144.000 yen atau setara dengan Rp 15 juta per bulan (jumlah ini dapat berubah sewaktu-waktu), serta tiket pesawat kelas ekonomi pulang-pergi.
Baca Juga: Asian Games 2022: Kalah Lawan Tim Kuat Jepang, Pelatih Apresiasi Perjuangan Timnas Basket Indonesia
Untuk memenuhi syarat, Anda harus menjadi warga negara dari negara yang ditunjuk oleh MEXT, memiliki niat untuk belajar di luar negeri di Jepang, dan lahir pada atau setelah tanggal 2 April 1989.
Anda juga harus memiliki IPK minimal 2,30 pada skala 3,00 di universitas sebelumnya.
Namun, perlu dicatat bahwa mereka yang sedang menjalani tugas militer aktif atau bekerja untuk militer saat melamar tidak memenuhi syarat untuk menerima beasiswa ini.
Penerima beasiswa harus bisa tiba di Jepang selama periode kedatangan yang ditentukan oleh APU.
Mereka yang pernah menerima beasiswa MEXT sebelumnya hanya dapat mendaftar jika memiliki pengalaman penelitian pendidikan lebih dari 3 tahun setelah pembayaran akhir penghargaan beasiswa MEXT sebelumnya.
Selain itu, tidak diperbolehkan mengajukan permohonan beasiswa MEXT lainnya selama menjadi penerima beasiswa ini. Juga, selama belajar di APU, penerima beasiswa ini tidak dapat menerima beasiswa dari organisasi beasiswa lain.
Tag
Berita Terkait
-
Kamu Beruntung Dapat Beasiswa Indonesia Maju BIM, Cek Link Daftar, Syarat, hingga Keuntungan untuk Kuliah
-
20 Kampus Luar Negeri Menunggumu, Beasiswa Chevening Bagikan Program Gratis, Cek Pendaftaran di Sini
-
Beasiswa Pendidikan Prestasi Kita Batch 4, Ini Kategori Buat Kamu, Syarat dan Cara Daftar Ada di Sini
-
Link Lengkap Cara Mendapat Beasiswa Pendidikan Indonesia BPI
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Catat! Sejumlah Kawasan di Semarang Alami Pemadaman Listrik Siang Ini
-
Lampung Raup Cuan USD 251 Juta di Pasar Global Sepanjang Mei
-
Skincare untuk Pemula Apa Saja? Simak Rekomendasi Dokter agar Tak Salah Pilih
-
Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram
-
Sukses di Bioskop, Project Hail Mary Bakal Hadir di Prime Video Mulai Besok
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Argentina Dituding Anak Emas dan Dapat Jalur Lawan Lebih Mudah, Benarkah?
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031