SUARA PEKANBARU - Angelina Sondakh lagi dibui, merasakan hal luar biasa. Dia menemukan pelajaran berharga dimana satu hal yang dinilai berharga justru dinilai dengan uang dan kekuasaan.
Angelina Sondakh menceritakan, saat dirinya bergelimang harta dan sangat kuat oleh kekuasaan.
Dia mengungkapkan bahwa saat dirinya memiliki uang dan kekuasaan, banyak teman yang mendekatinya.
Namun ketika dirinya terjerat kasus kejahatan, begitu sulit menemukan teman yang setia menemaninya.
Angelina Sondakh mengatakan jika sahabat adalah hal paling sulit ketika dirinya menghabiskan hari demi hari di dalam penjara.
Dia sendiri pernah mengalaminya saat dipenjara gara-gara kasus korupsi.
Angel, demikian dia biasa disapa, mengaku orang-orang amat mencintainya ketika dia masih menjabat anggota DPR. Bahkan, usai salat Subuh, sudah banyak orang yang mendatanginya.
"Saya ngalamin sendiri, bunda, ketika saya lagi, ya Allah, punya duit banyak, itu teman saya banyak juga, punya kekuasaan, temen waduh, pokoknya habis solat subuh sudah datang semua, masyaAllah," ujar Angelina Sondakh yang dikutip Suara.com dari Youtube Keema Entertainment pada Kamis (5/10/2023).
Tapi situasi berubah ketika dia mendekam di balik jeruji besi. Satu pesatu temannya hilang bak di telan bumi.
"Setahun dua tahun saya di penjara, Ya Allah masih nongol satu dua, tahun ketiga tahun keempat, itu mulai hilang," kata Angelina Sondakh.
Bahkan kata istri almarhum Adjie Massaid itu beberapa temannya yang masih tersisa, enggan mengenalnya lagi saat dihubungi beberapa tahun setelah ia mendekam di penjara.
Angelina Sondakh mengaku tak menyangka teman-temannya yang pernah dibantu justru meninggalkannya saat dia berada di situasi sulit.
"Tahun keenam tahun ketujuh kalau saya telepon, mungkin kalau nggak diangkat karena nomor wartel ya, yang lebih menyedihkan itu kalau diangkat terus tanya dari siapa Angelina Sondakh 'aduh bilang aja nggak ada', itu orang yang dulu kita bantu, orang yang yang dulu kita puja. Orang yang dulu kita menangkan kita belain, ketika kita lagi terpuruk juga kita ditinggal," katanya.
Angela Sondakh dipenjara setelah dinyatakan terbukti terlibat kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang.
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI No. 107PK/Pid.Sus/2015, Angelina Sondakh dijatuhi hukuman penjara 10 tahun, dengan denda Rp500 juta dan subsider 6 bulan kurungan.
Angelina Sondakh juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp2,5 miliar dan US$1,2 juta, subsider 1 tahun penjara. Ia dinyatakan bebas dari Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur pada 3 Maret 2022. (*)
Berita Terkait
-
PAN...PAN..Bagi-Bagi Gocapan! Giliran Zulkifli Hasan Zulhas Disenter KPK
-
Cak Imin Bakal Cawapres Anies Baswedan, KPK Minta Semua Pihak Menahan Diri
-
Sadar Jadi 'Target' KPK, Cak Imin Minta Didoakan Sosok Berpengaruh di Kalsel agar Dapat Pertolongan
-
Sinyal KPK Garap Cak Imin Sudah Tercium, Begini Kata Anies Baswedan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan