SUARA PEKANBARU - Sebelum akhir hayatnya, ternyata seorang janda muda asal Sukabumi mengirimkan pesan menyayat hati kepada keluarganya.
Seorang ibu tunggal ini merekam pesan suara saat dirinya menjadi korban pemukulan oleh pacarnya yang dikenal dengan inisial Gregorius Ronald Tannur di sebuah diskotek di Jalan Mayjend Jonosewojo.
Dimas Yemahura, kuasa hukum keluarga korban, memastikan bahwa pesan suara tersebut telah diamankan dan siap untuk diserahkan kepada penyidik polisi apabila kasus ini ditangani secara serius.
"Voice note (pesan suara) korban (Dini Sera Afrianti ) saat dilakukan penganiayaan si RT ini kami ada," kata Dimas, kepada awak media di Gedung Graha Pena Surabaya, Kamis (5/10/2023).
Dimas menjelaskan bahwa pesan suara tersebut mencakup suara korban yang masih belum mengetahui alasan di balik penganiayaan yang dialaminya.
"Memang tidak kami share dan tunjukan, sebelum proses hukum dijalani serius," jelasnya.
Selain itu, kata Dimas, korban juga sempat menghubungi keluarganya beberapa hari sebelum meninggal dunia.
Dia menyampaikan bahwa dirinya sedang mengalami sakit di beberapa bagian tubuhnya.
Korban telah berkomunikasi dengan keluarganya, namun dengan alasan bahwa dirinya sedang sakit. Keluarganya mengetahui bahwa anaknya mengalami memar.
"Korban sempat menghubungi keluarganya, tapi dengan alasan yang bersangkutan sakit. Dan keluarganya tahu anaknya memar," ucapnya. (*)
Berita Terkait
-
MERINDING! Dini Sera Afrianti Beri Pesan Pilu di Video TikToknya Sebelum Dianiaya sang Kekasih Gregorius Ronald Tannur
-
Video Intim Paling Diburu Setelah Gregorius Ronald Aniaya Dini Sera Afrianti, 'Cowoknya Ngincer'
-
KRONOLOGI: KEJI! Anak Anggota DPR Fraksi PKB Gregorius Ronald Sudah Dikasih 'Enak' Mendadak Kesetanan Siksa Wanita Cantik hingga Tewas
-
Kasus Penganiayaan Diduga Dilakukan Pierre Gruno Diselidiki Polres Metro Jaksel
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Ramaikan HUT Sumsel ke 80 di Merchant Favorit Palembang
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Pidato Perpisahan dengan Barcelona, Lewandowski Tetap Singgung Liga Champions
-
Dipimpin Cristiano Ronaldo, Ini Skuad Mewah Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
-
Diinjak hingga Dipukul Double Stick, Cerita Korban Pengeroyokan di Jalanan Pekanbaru
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Menanti Sejarah Baru Banten Selatan: 6 Fakta Menarik Perjuangan DOB Kabupaten Cilangkahan
-
Saputra Kori Bawa Jimat dari Bali demi Syuting Film Horor di Korea
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi