SUARA PEKANBARU - Merawat kesehatan rambut seringkali dikaitkan dengan perawatan salon atau penggunaan produk hercare.
Namun harus diperhatikan pada rambut, tidak hanya terbatas pada perawatan tersebut.
Cara kita merawat rambut dalam kehidupan sehari-hari juga memiliki dampak yang signifikan.
"Merawat kesehatan rambut hampir selalu identik dengan salon creambath atau menggunakan produk-produk hercare. Padahal, perawatan rambut tak semata-mata pada treatment saja. Gimana cara kamu memperlakukan rambut dalam kebiasaan sehari-hari juga sangat penting dan ngaruh lho," kata narasi Review Beauty Influencer seperti dikutip dari kanal Youtube Pricebook Beauty pada Selasa, 10 Oktober 2023.
Keremes merupakan kegiatan untuk membersihkan rambut dari debu dan kotoran, tetapi sebaiknya hindari keramas berlebihan.
Terlalu sering keramas dapat membuat rambut rusak karena shampo menghilangkan minyak penting pada kulit kepala.
Ini dapat menyebabkan kulit kepala kering, gatal, dan berketombe. Meskipun demikian, aktivitas keramas tidak perlu dihilangkan sepenuhnya.
"Hasilnya, kulit kepala menjadi kering, gatal, bahkan berketombe. Tapi bukan berarti kamu harus menghilangkan aktivitas keramas. Kamu tetap harus mencuci rambut, hanya saja kurangi intensitasnya."
Disarankan untuk mencuci rambut 2-3 hari sekali dan memilih shampo dengan bahan alami tanpa deterjen.
Saat tidak berkeramas, bisa menggunakan alternatif seperti dry shampoo atau hanya menggunakan conditioner.
"Selain intensitas, memilih shampo yang tepat juga perlu, sebagai mengandung bahan-bahan natural yang tidak ada kandungan deterjen di dalamnya."
"Selama sedang tidak berkeramas, kamu bisa menggunakan produk alternatif seperti dry shampoo untuk menata rambutmu."
"Atau jika sangat ingin berkeramas, kamu bisa hindari area kulit kepala agar tidak terlalu kering, hanya menggunakan conditioner, atau bahkan hanya menggunakan air."
Menggosok rambut dengan handuk setelah keramas dapat merusak rambut.
Rambut basah rentan terhadap kerusakan, dan menggosoknya dapat membuatnya rapuh, kasar, kering, dan bercabang.
Berita Terkait
-
Kulit Kusam Berdaki Bikin Hidup Pilu, Ternyata Ini 7 Cara Mencerahkan Secara Alami Tanpa Keluar Uang, Perawatan Kecantikan Luar Dalam
-
Buat Pemula yang Mau Perawatan Wajah, Ini 7 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan saat Memakai Serum Retinol untuk Melawan Tanda Penuaan
-
Perawatan Kecantikan Tak Lagi Jadi 'Prahara Rumah Tangga', Ini Produk Skincare Recommended di Bawah Rp 100ribu!
-
Perawatan Kecantikan Red Lipsss, Perhatikan Penggunaan Foundation dan Concealer
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026