Ponorogo.suara.com - Dosen UII Yogyakarta, Ahmad Munasir Rafie Pratama yang dikabarkan hilang seusai mengikuti acara di Norwegia. Belakangan terdeteksi berada di Boston, Amerika Serikat. Rektor UII Prof.Fathul Wahid menjelaskan, temuan ini didasarkan pada data dari United States Customs and Border Protection (US CBP), pada 13 Februari 2023. Rafie, yang terdeteksi berada di Amerika Serikat, juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik Informatika di UII Yogyakarta.
Fathul menyatakan bahwa mereka masih belum memahami alasan atau motivasi Rafie dalam mengubah rute perjalanan pulangnya dari Norwegia tanpa memberitahukan siapapun, termasuk keluarga.
"Semua tugas yang kami berikan selama ini telah dijalankan dengan baik, sehingga pasti ada sesuatu yang kami belum ketahui mengenai hal ini. Mengapa orang yang baik bisa menghilang tanpa memberitahukan siapapun, termasuk keluarga, seperti anak kecil yang tiba-tiba pergi ke rumah tetangga dan tidak kembali, kira-kira begitu," kata Fathul seperti yang dilansir oleh Antara.
Terkait keberadaan dosen Fakultas Teknologi Industri ini di AS tanpa sepengetahuan keluarga dan pihak kampus, Fathul enggan berspekulasi. Namun, dia meyakini bahwa Rafie tidak memiliki keterkaitan dengan gerakan-gerakan terlarang.
"Kami tidak melihat adanya afiliasi antara Mas Rafie dengan lembaga yang visi misinya bertentangan dengan UII. Oleh karena itu, meskipun kami belum mempunyai informasi pasti yang memastikan teori ini, namun kemungkinannya sangat kecil," jelasnya.
Menurut Fathul, Rafie sudah biasa melakukan perjalanan ke luar negeri untuk mengerjakan proyek-proyek internasional. Pada tahun 2022, Rafie tercatat telah dua kali melakukan perjalanan ke Amerika Serikat."Beliau sudah terbiasa melakukan perjalanan ke luar negeri dan bekerja sama dalam proyek internasional. Oleh karena itu, ini adalah kasus khusus yang belum pernah terjadi dalam sejarah UII," tambahnya.
Wakil Dekan Fakultas Teknik Informatika UII ini seharusnya mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, pada Kamis (16/2), pukul 18.00 WIB, dari Istanbul, Turki, dengan menumpang pesawat Turkish Airlines.
Fathul menegaskan UII saat ini masih fokus mencari keberadaan pasti Ahmad Munasir Rafi Pratama di Boston, berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat.
"Posisinya di Boston tidak kami ketahui secara pasti, sehingga kami perlu waktu untuk melacaknya; dan misi kami yang utama adalah membawa Mas Rafie pulang kembali ke Indonesia," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup
-
Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar
-
Final Piala Dunia 2026: Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut
-
Rayakan Anniversary 10 Tahun, Proyek Spesial Stranger Things Bakal Hadir
-
Kontribusi Nyata BRI, Setorkan Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026
-
Kisahkan Dunia Bedah Kosmetik, Serial Plastic Beauty Tayang September 2026
-
Denny Sumargo Cerita Perjuangan Bangun Burger Bangor, Kini Rayakan 7 Tahun dengan Bangor Fest Vol. 4
-
KDKMP Didesak Evaluasi, YLBHI Soroti Peran Agrinas Pangan Nusantara
-
Dituding Jadi Ani-Ani Eks Jampidsus Febrie, Yuenchi Arwindi Buka Suara