Ponorogo.suara.com – Berlibur ke Kabupaten Madiun, belum lengkap jika tidak mengunjungi kampung durian yang berada di Dusun Mbanaran, Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Salah satu pedagang sekaligus petani yang menjadi legenda di kampung durian tersebut adalah Mbah Kliwon (70). ditangannya, berbagai varietes durian lokal seperti durian kunir, durian bawor, durian dembaga, dan durian merico mampu tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lezat.
buah durian lokal hasil cocok tanah mbah Kliwon sendiri inilah yang nantinya dijajakan dirumahnya dengan harga 30 hingga 100 ribu perbuah. ia mengaku sudah menggeluti usaha durian sejak 40 tahun terakhir.
"Saya sudah lama menekuni dagang buah durian. Sudah 40 tahun, kalau jualan di rumah ini baru lima tahun ini," tuturnya ditemui ponorogo.suara.com, minggu (5/3/2023)
Tidak hanya menikmati buah yang sudah dipanenkan Mbah Kliwon, bagi warga yang datang, bisa langsung ke kebun untuk memilih atau memetik sendiri buah yang masih ada di pohon.
“banyak yang memetik sendiri buahnya dari pohon, biasanya saya tunjukan mana buah yang sudah masak” ujarnya.
Aulia, salah satu penggemar durian menyebutkan, durian lokal dari Desa Suluk memang sangat manis dan ada sensasi pahit saat di kunyah. Selain cita rasa, daging durian lokal dari Desa ini sangat tebal sehingga pecinta durian bisa sangat puas menikmati durian dari des aini.
“dagingnya tebal, rasanya manis dan ada pahitnya, kalau abis jajan durian dari desa sini rasanya sudah ga mau jajan durian lagi karena saking puasnya” ujarnya
Kini warga Desa Suluk tidak hanya membudidayakan varieties lokal, beberapa bibit durian impor seperti musang king, montong juga dibudidaya untuk memanjakan pecinta durian yang hanya bisa datang saat panen raya durian tiba
Baca Juga: Momen Rayanzza Cipung Bisa Sholat Bikin Netizen Tanya Peran Mama Gigi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Alami Patah Kaki, Riwayat Cedera Ole Romeny Bikin Timnas Indonesia Was-was
-
BYD Siapkan SPKLU Fast Charging di Posko Mudik Lebaran, Eksklusif untuk Konsumen
-
5 Rekomendasi Tempat Bukber Bersama Alumni Sekolah di Puncak Bogor untuk Ramadan 2026
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Program MBG Genjot Produksi Keripik Tempe di Kampung Tempe Ngawi, Pelaku Usaha Senang!
-
Jangan Sampai Terjebak Macet! Cek 5 CCTV Online Tol Trans Jawa Sebelum Mudik Lebaran
-
Prabowo - Gibran Zakat di Istana! Baznas Gaspol Kejar Target Rp60 Triliun Demi Berantas Kemiskinan
-
Pengamat Nilai Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto Perjelas Batas Halal Investasi Digital
-
Hati-hati! Penipuan Berkedok Toko 'Centang Biru' Marak Jelang Lebaran, Saldo Rekening Jadi Incaran
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu