ponorogo.suara.com - Setiap menjelang ramadan, Kabuaten Ponorogo selalu ramai dkunjungi warga dari luar kota untuk melakukan ziarah di berbagai tempat, salah satu yang kerap di ziarahi adalah Makam Batoro Katong, seorang tokoh yang dianggap berjasa dalam penyebaran Islam di Bumi Reog. selain itu peziarah juga mengunjungi Makam Kyai Ageng Hasan Besari serta Petilasan Sunan Kumbul Sawoo.
Bagi peziarah dari luar kota yang ingin menginap tidak perlu khawatir dengan penginapan atau hotel. Di daerah yang berjuluk Kota Reog ini memiliki banyak penginapan berharga murah. Berikut ini deretan rekomendasi hotel murah di Ponorogo:
Anda yang ingin menginap di Ponorogo dengan budget hemat, dapat memilih Hotel Spot On 9622 Hotel Galaksi yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim 27, di pusat kota Ponorogo, selatan Terminal Seloaji. Hotel ini menawarkan fasilitas seperti AC, restoran, tempat parkir, WiFi gratis, dan pelayanan resepsionis 24 jam. Tarif menginap di hotel ini mulai dari Rp118.700 saja.
Sementara itu, Hotel Dirgahayu yang terletak di Jalan Raya Ponorogo-Madiun No. 315, Banyudono, Kecamatan Ponorogo, menawarkan beberapa tipe kamar seperti Spot On Double, Spot On Twin, dan Spot On Triple. Hotel ini memiliki fasilitas utama seperti AC, pelayanan resepsionis 24 jam, area parkir, dan WiFi gratis. Tarif menginap di hotel ini mulai dari Rp136.000 per malam.
Bagi yang mencari hotel syariah dengan budget relatif murah, Hotel Sankita Syariah Ponorogo dapat menjadi pilihan. Hotel ini terletak di Jalan Raya Ponorogo-Pacitan No. 9, Madusari, Siman, Ponorogo dan menawarkan fasilitas utama seperti AC, restoran, area parkir, WiFi gratis, dan pelayanan resepsionis 24 jam. Tarif menginap di hotel ini mulai dari Rp250.000 per malam.
Sementara Hotel OYO D’Jamus Resort Telaga Ngebel, terletak di kawasan wisata Telaga Ngebel, Ponorogo dan menawarkan dua tipe kamar yakni Deluxe Double dan Standart Double dengan tarif menginap mulai dari Rp170.200 per malam. Fasilitas utama hotel ini adalah WiFi dan resepsionis 24 jam.
Terakhir, Hotel Gajah Mada yang terletak di Jl. Gajah Mada No. 56, Kecamatan Ponorogo juga bisa menjadi pilihan. Lokasinya yang berada di tengah kawasan kota Ponorogo dan dekat dengan berbagai fasilitas umum menjadikan hotel ini mudah diakses. Fasilitas yang disediakan di hotel ini mulai dari TV kabel, kulkas, bathtub, AC, WiFi gratis, restoran, area parkir, dan lainnya. Tarif menginap di hotel ini mulai dari Rp350.000 per malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Ulasan Film Dead Poets Society: Robin Williams Ubah Pemikiran Siswa Lewat Puisi
-
Daftar Pemain Moving Season 2 Terungkap, Ada Wajah Baru dengan Nama Besar
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Menyelinap ke Pikiran Ayah
-
Polisi Respons Dugaan Temuan Whip Pink di Rumah Reza Arap
-
Generasi Muda Terperangkap Utang Paylater dan Pinjol: Kurangnya Literasi Keuangan Jadi Pemicu?
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK