Ponorogo.suara.com – Puluhan warga korban tanah retak di desa bengkiring, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, sabtu (1/4/23) malam mengungsi di tenda darurat akibat intensitas hujan yang mengguyur dari siang hingga malam hari.
Warga memilih mengungsi ditengah hujan deras disebabkan kondisi bangunan rumah yang berbahaya akibat pergesaran tanah dan menyebabkan 14 rumah warga rusak parah serta 7 rumah lainya terancam bahaya.
Kondisi tenda darurat juga jauh dari kata nyaman, tidak ada halangan atau dinding dalam tenda sementara itu, seluruh warga yang mengungsi, hanya menggunakan sarung untuk menghangatkan diri serta beralaskan tikar untuk tidur ditengah hujan yang terus mengguyur dari sabtu siang.
Tulus cahyono, salah seorang warga dukuh nguncup, desa bekiring menuturkan, puluhan warga dari 10 KK yang terdampak tanah retak sudah mulai mengungsi sejak Magrib tadi. Mereka terpaksa mengungsi dengan membangun tenda seadanya dari terpal milik warga yang biasa digunakan untuk menjemur hasil sawah.
“Sebagian magrib tadi, sebagian lainnya menyusul lepas sholat tarawih. Warga langsung ke situ dikarenakan hujannya mulai dari jam 1 sampai Maghrib tidak kunjung reda. jadi semua warga mengungsi di situ pakai tenda sementara” ungkapnya kepada Ponorogo.suara.com jejaring media suara.com, sabtu (1/4/23).
Tulus mengaku, lokasi pengungsian sendiri berada di lokasi tidak jauh dari pemukiman. Warga memilih lokasi lapangan punden wisata sebagai tempat untuk mendirikan tenda darurat.
“Lokasi pengungsian di lapangan Bunda cempaka indah, tempat wisata yang belum jadi itu tadi kan ada lapangan untuk tempat pasang tenda” katanya
Ia menambahkan, pihaknya Bersama warga akan meminjam tenda pengungsian ke pihak desa agar bisa digunakan dengan layak saat mengungsi. Tulus berharap, pemerintah kabupaten Ponorogo segera memberikan uluran tangan terhadap warga dukuh Nguncup, Desa Bengkiring agar bisa hidup dengan tenang tanpa ada perasaan was-was menjadi korban tanah retak.
Baca Juga: Dirut PLN: Tarif Listrik Tidak Naik, Layanan Tetap Andal
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda