Ponorogo.suara.com – Warga Ponorogo, Jawa Timur, Minggu dinihari di gemparkan dengan penemuan seorang wanita setengah baya yang tergeletak bersimbah darah di tempat pembuangan sampah Kawasan lapangan Kodim, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Korban yang diketahui berinisial SW (50) warga Njurug, Kemataan Sooko tergeletak dengan masih berbusana lengkap di bahu jalan yang gelap dan tanpa penerangan jalan oleh warga yang melintas.
Kapolsek Ponorogo Kota, Iptu Muhammad Sahid menuturkan, pihaknya langsung menerjunkan petugas di lokasi penemuan perempuan bersimbah darah yang saat itu sudah ramai dikerumuni warga dan juga anak korban
Dari penyelidikan sementara petugas, korban yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang di Kawasan bekas terminal lama Ponorogo sempat menghubungi anak korban pasca penusukan terjadi. Anak korban yang langsung datang kelokasi selanjutnya menghubungi petugas untuk meminta bantuan.
“korban sudah tergeletak namun masih ada kesmepatan menelpon putra kandungannya, yang datang dan langsung melaporkan ke aparat kepolisian” ungkapnya kepada ponorogoSuara.com jejaring media suara.com Minggu (16/4/23)
Mantan Kaur Bin Opsnal (KBO) Satresnarkoba Polres Ponorogo menambahkan, korban meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif dari RSUD Harjono, Ponorogo selama hamper 3 jam.
Jenasah korban kini di semayamakan di kamar Mayat RSUD untuk menunggu Otopsi dari tim forensik Polda Jatim. Sementara itu, pelaku yang sudah diketahui identitasnya tengah di kejar petugas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati