Suara ponorogo – Warga Desa Karang Lor, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo dikagetkan dengan peristiwa kecelakaan antara sepeda motor jenis supra x dengan nopol AE 3082 WY yang dikendarai 2 orang pelajar dengan sebuah mobil jenis Yaris dengan nopol B 2080 SZY di jalan umum Jurusan Ponorogo – Wonogoro, Jumat (12/5/23)
Akibat kecelakaan tersebut, warga yang sedang beraktifitas di lokasi kejadian berhamburan untuk menolong korban pengendara sepeda motor yang sudah tergeletak di pinggir jalan. Bahkan akibat kencangnya benturan, sepeda motor korban ringsek hingga nyaris tidak berbentuk.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Imamudin menuturkan, Peristiwa naas yang merenggut jiwa Ahmad Adi Hasan Asnawi (17) warga Desa Tulung, Kecamatan sampung dipicu saat Mobil Toyota Yaris yang dikendarai Dwianto mencoba menyalip kendaraan didepannya saat melintas di jalan raya Ponorogo-wonogiri yang sedang ramai.
Namun tanpa melihat pengendara dari arah yang berlawanan, mobil langsung menghantam pengendara motor yang dikendarai korban meninggal dan temannya, Muhhamad Khairi Umar warga Desa gelang Kulon, kecamatan Sampung, Ponorogo
“dari olah tkp, kendaraan dari arah barat mencoba mendahului kendaraan lain yang ada didepannya, pas dari arah timur melaju pengendara motor yang berboncengan, mobil langsung menghantam motor” ungkapnya
Jenasah korban masih di RSU Muhamadiyah Ponorogo, sementara teman korban mendapatkan perawatan secara intensif karena menderita luka serius di bagian tangan akibat patah serta luka robek dibagian kaki.
Kini pengendara mobil masih menjalani pemeriksaan di Satlantas Polres Ponorogo, sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, sudah diamankan petugas
Berita Terkait
-
PAN Ponorogo Gandeng Milenial dalam Kontestasi Pemilu: Target Satu Kursi di Setiap Dapil!
-
Jenazah Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Ponorogo, Kapolsek: Ada Luka Robek Dibelakang Telinga 2cm
-
Tragedi Pulang Acaran di Ponorogo: Mobil Berisi 7 Orang Terperosok ke Sungai Sedalam 3 Meter Usai As Roda Putus
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?