Suara ponorogo - Kehidupnya 139 warga Dusun Sumber RT 001 RW 001 Desa Tumpuk Kecamatan Sawoo yang terdampak bencana tanah gerak masih terjebak dalam pengungsian.
meskipun sudah tiga bulan berlalu, rencana pembangunan Huntara sebagai hunian sementara di lahan milik Perhutani di Petak 149 Lumur Jati belum kunjung terealisasi, hal tersebut kian menyebabkan situasi pengungsi semakin memprihatinkan.
Kepala Pelaksanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Sapto Djatmiko, membenarkan bahwa hingga saat ini, 139 pengungsi tanah gerak tersebut masih tinggal di tempat pengungsian yang terletak di gedung TK.
Sapto mengungkapkan bahwa rencana pembangunan Huntara untuk warga Dukuh Sumber yang menjadi korban bencana tanah gerak terhambat oleh surat izin penggunaan lahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang belum turun hingga saat ini.
"Masalah ini disebabkan belum turunnya rekomendasi izin," ungkap Sapto.
Menurutnya, penggunaan lahan Perhutani untuk Huntara terganjal oleh proses administrasi karena lahan yang akan digunakan hanya memiliki luas 3,2 hektar. Secara administratif, jika lahan kurang dari 5 hektar, penggunaan lahan Perhutani harus mendapatkan izin dari Gubernur Jawa Timur yang diverifikasi oleh KLHK.
Sapto menjelaskan bahwa surat-surat permohonan izin telah dikirim, namun prosesnya masih berlangsung. Ia berharap bahwa dalam waktu satu bulan, izin tersebut dapat segera turun.
Untuk mempercepat proses relokasi warga, tim verifikasi yang terdiri dari Dinas Kehutanan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan perwakilan KLHK dijadwalkan akan datang ke Ponorogo minggu depan. Mereka akan memverifikasi lahan relokasi serta menghitung jumlah pohon milik Perhutani yang perlu ditebang, sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Ponorogo.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Ponorogo, Agus Pramono, untuk segera menyiapkan anggaran tim ini sebesar Rp 200 hingga 300 juta dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT)," tambah Sapto.
Baca Juga: Gegara Ditakuti? Fitri Salhuteru Beberkan Alasan Nikita Mirzani Unfollow Instagramnya
Lebih lanjut, Sapto menyatakan bahwa pembangunan Huntara menjadi kewenangan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pemerintah Kabupaten hanya bertanggung jawab menyiapkan lahan. Sebanyak 42 unit Huntara direncanakan akan dibangun, dan pembangunan tersebut akan dilakukan oleh Gubernur sesuai janji yang telah diberikan dan dibiayai melalui dana BTT Provinsi.
Berita Terkait
-
Pengadaan PPPK di Ponorogo: Alternatif Terbaru untuk Mengisi Kekurangan Pegawai Pemerintah
-
Skandal Korupsi Mengguncang: Kepala Bea Cukai Makassar Tersangka dan Dicekal ke Luar Negeri! Temukan Detail Terkini di Sini
-
Partai Politik Berlomba-lomba Daftar Bacaleg di Pemilu 2024 Ponorogo, Total 658 Orang Terdaftar!
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
V-KOOL Hadirkan Perlindungan Bodi Mobil PPF Luxor Diamond di Ajang IIMS 2026
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
3 Cara Cek Bansos Februari 2026 untuk Warga, Cukup dari HP Tanpa ke Kantor Desa
-
Ada Pendatang Baru! Inilah Daftar Tim dan Pembalap Formula 1 Tahun 2026
-
Kerusuhan Pecah di Kebun Sawit Donggala: Ratusan Warga Bentrok dengan Petugas
-
30 Link Poster Ramadan 2026, Gratis dan Siap Pakai untuk Menyambut Bulan Suci
-
Maarten Paes Belum Cukup, Jordi Cruyff Bakal Menggila Bawa Pemain Top ke Ajax
-
The Grand Platinum Jakarta Mempersembahkan "Three Signature Collaborations" Bagi 3 Perayaan Istimewa
-
Pacifiic Bike Bawa Jajaran Sepeda Motor Listrik Baru dan Umumkan Aktivitas Ekspor di IIMS 2026
-
PORSIBA FC Raih Runner Up Liga 4 Zona Sumsel, Torehan Prestasi Lebih Baik dari Musim Lalu