Suara Ponorogo - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko akhirnya bertemu dengan tim dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membahas usulan Ponorogo sebagai jejaring kota kreatif dunia.
Dalam pemaparannya, Kang Bupati (sapan akrab Bupati Sugiri Sancoko) menekankan bahwa Reyog Ponorogo berdampak positif pada ekonomi, mampu menyerap tenaga kerja seni, dan mendorong perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), seperti pedagang kaki lima (PKL).
‘‘Semuanya saya paparkan secara rigid. Mudah-mudahan kita lolos menjadi jejaring kota kreatif dunia,’’terang Kang Bupati dengan penuh keyakinan
Sementara itu, optimisme juga datang dari asesor Hamy Wahjunianto, yang mengungkapkan keyakinannya bahwa Ponorogo memiliki potensi untuk menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
Hamy Wahjunianto menjelaskan bahwa Dossier usulan yang disusun oleh tim Ponorogo dipersiapkan sesuai dengan keinginan panitia dan pihak UCCN.
‘’Kita sudah susun jawaban dossier itu sesuai keinginan panitia. Mereka menginginkan jawaban pasti yang tidak bertele-tele atau to the point,’’terangnya
Hamy menegaskan bahwa budaya merupakan faktor utama bagi pengembangan ekonomi kreatif di semua sektor, termasuk kesenian, wisata, dan kuliner.
''Budaya itu menjadi faktor utama bagi ekonomi kreatif. Di semua sektor seperti kesenian, wisata, dan kuliner yang terdorong oleh adanya budaya tersebut,’’ pungkasnya.
Pemerintah setempat berharap Ponorogo dapat menjadi pusat perhatian global dalam mempromosikan seni dan ekonomi kreatif, serta mampu memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Proses seleksi UCCN masih berlangsung, dan Ponorogo harus menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui apakah usulan mereka diterima. Namun, dengan potensi dan upaya yang telah dilakukan, Ponorogo optimistis untuk menjadi salah satu kota kreatif yang diakui secara internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Diplomasi Tenun di Vatikan: Tamparan buat Fast Fashion?
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Toyota Vios Kini Seharga Motor Matic Bekas, Mending Beli Eks Taksi atau Pribadi? Ini Kata Pakar
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
Mitsubishi Destinator Padukan Mesin Turbo dan Efisiensi Bahan Bakar untuk Harian
-
Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026