Suara Ponorogo - Sebuah peringatan penting kembali disampaikan kepada masyarakat terkait bahaya memasak menggunakan kayu bakar.
Kali ini, kejadian terjadi di Desa Kauman, Ponorogo, Jawa Timur, ketika rumah seorang warga terbakar akibat kelalaian saat memasak saat ditinggal sejenak untuk menyiram tanaman.
Akibatnya sebagian rumah milik Bu Kati (65) menjadi sasaran si jago merah yang cepat berkobar.
Api yang diduga berasal dari dapur yang masih menggunakan kayu bakar merambat dengan cepat dan membakar seluruh dapur.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ponorogo, Joko Warsito, menjelaskan bahwa insiden ini terungkap ketika petugas menerima laporan dari warga setempat pada pukul 09.00 pagi.
"Kami telah menyiapkan dua mobil pemadam kebakaran dari pemerintah daerah untuk memadamkan api di rumah Bu Kati," ungkap Joko.
Beliau juga membenarkan bahwa api yang melahap sebagian rumah korban dipicu oleh penggunaan kayu bakar dalam kegiatan memasak.
"Ternyata kayu bakar yang digunakan telah lapuk sehingga api dapat menjalar dengan cepat ke dapur," tambahnya.
Dalam upaya memadamkan kebakaran, petugas berjuang selama hampir 30 menit hingga akhirnya berhasil mengendalikan api. Namun, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai 15 juta rupiah.
Baca Juga: Temui STY Sambil Bawa Dokumen, Netizen Hujani Erick Thohir Permintaan Ini
Insiden ini kembali menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berhati-hati saat memasak, terutama jika masih menggunakan kayu bakar.
Kejadian seperti ini dapat dengan mudah terjadi jika kita lengah atau kurang memperhatikan kondisi bahan bakar yang digunakan.
Oleh karena itu, diharapkan masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan metode memasak yang lebih aman untuk menghindari risiko kebakaran yang merugikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan