Suara Ponorogo – Kampus Akafarma Sunan Giri Ponorogo, Rabu (14/6/23) malam mendadak di banjiri ratusan masaa yang berasal dari berbagai daerah di karisidenan Madiun.
Massa yang didominasi pemuda ini hadir dengan membawa berbagai bendera dan spanduk untuk mengikuti kegiatan Dies Natalis ke-27, Akafarma Sunan Giri Ponorogo yang menggelar acara bersholawat.
Acara ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak kampus berdiri 27 tahun yang lalu, dengan harapan bahwa ke depannya acara tersebut dapat menjadi kegiatan rutin yang memperkaya pengalaman mahasiswa
Direktur Akafarma Sunan Giri Ponorogo, Ulfa Nur Maa'idah, mengungkapkan bahwa tujuan acara ini adalah untuk membuat Akafarma menjadi lebih bermanfaat, berkah, dan unggul.
Ulfa Nur Maa'idah menjelaskan dengan gembira tentang peningkatan jumlah mahasiswa Akafarma pada tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, kami melihat adanya peningkatan yang signifikan. Bahkan, kami telah memiliki dua program studi" ungkapnya.
Penambahan program studi ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi bidang studi yang mereka minati.
Selain itu, persentase kenaikan penerimaan mahasiswa pada tahun ini mencapai 60 persen, yang merupakan pencapaian yang mengesankan. Terlebih lagi, pada gelombang ketiga penerimaan mahasiswa, tercatat banyak warga Ponorogo yang mendaftar di Akafarma.
Ulfa menjelaskan bahwa Akafarma memberikan prioritas kepada warga sekitar untuk mencerdaskan masyarakat Ponorogo secara lokal.
Baca Juga: Pertama di Indonesia, Asuransi Ini Lindungi Nasabahnya dengan Manfaat Kacamata
Program beasiswa juga menjadi salah satu upaya penting yang dilakukan oleh Akafarma. Beasiswa KIP, Beasiswa Dana Hibah, dan Beasiswa Tafids menjadi beberapa program beasiswa yang disediakan untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu. Selain itu, Akafarma juga menciptakan program "ortu asuh" bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan lebih lanjut.
Sementara itu, Menjawab pertanyaan mengenai alasan mengadakan acara bersholawat dalam rangka harlah Akafarma, Wahyuni, seorang mahasiswa Akafarma, menjelaskan, "Kami memilih mengadakan acara bersholawat karena Akafarma merupakan kampus yang berlandaskan ajaran Nahdlatul Ulama (NU)”
“Dengan demikian, kami berharap mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Pondok Pesantren Nahdlatul Ulama (IMM PNU) dapat belajar di Akafarma dan memperdalam pemahaman mereka tentang NU." Wahyuni juga menambahkan bahwa dalam acara tersebut, ada sekitar 500 warga NU yang hadir dari Karasidenan Madiun.
Acara Dies Natalis ke-27 Akafarma Sunan Giri Ponorogo dengan tema acara bersholawat ini diharapkan dapat menjadi momen yang menginspirasi dan memperkaya pengalaman mahasiswa dalam menjalani perjalanan akademik mereka.
Dalam upaya menjadikan Akafarma sebagai kampus yang unggul, Akafarma terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang berkualitas, mengembangkan program-program beasiswa yang efektif, dan memperluas kerjasama dengan lembaga-lembaga keagamaan yang relevan.
Berita Terkait
-
Rekor MURI Terpecahkan! 17.891 Siswa PAUD dan TK Ponorogo Cetak Sejarah dengan Gerak dan Lagu Terbanyak"
-
Pembongkaran Taman Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo: Respons atas Banyaknya Keluhan
-
Gubernur Jatim Luncurkan Golden Tiket, Siswa SMP/MTs Berprestasi di Ponorogo Dapat Kesempatan Langka Masuk Sekolah Impian!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
BPJS Tolak Korban Kejahatan, Ke Mana Keluarga Miskin Cari Pertolongan?
-
Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas
-
DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Beda dari Negara Lain, Nonton Konser Westlife di Jakarta Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif
-
Deepfake Menkeu Purbaya Viral di TikTok, BRI Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
-
Tak Benar Menkeu Bagi Dana Hibah, Ini Ciri-ciri Video Deepfake yang Harus Diwaspadai
-
Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban
-
Full House di Jogja, Film 'Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan' Sukses Sentuh Hati Penonton
-
Video AI Menkeu Purbaya soal Dana Hibah Viral, BRI Sebut Modus Penipuan