Suara Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah mengeluarkan himbauan terkait penerimaan siswa baru untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) yang tidak menggunakan syarat calistung.
Himbauan ini diungkapkan dalam wawancara dengan Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo, Edy Suprianto.
Perubahan ini menjadi transisi dari sistem pendaftaran dari Taman Kanak-Kanak (TK) ke SD.
Edy Suprianto menjelaskan bahwa pihaknya tidak melarang orangtua atau calon siswa untuk melakukan kegiatan calistung, namun mereka dihimbau untuk tidak menggunakan syarat calistung dalam proses penerimaan siswa baru di SD.
"Ketika saya berkunjung ke Jakarta, saya tidak menemukan larangan terkait calistung. Namun, kami hanya menghimbau agar calistung tidak menjadi syarat utama. Sebagai contoh, membaca dan menulis Al-Quran tidak boleh dilarang, karena hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 37 terkait kegiatan keagamaan," kata Edy Suprianto.
Terkait dengan persaingan dalam memperoleh tempat di sekolah favorit, Edy Suprianto menjelaskan bahwa sekolah negeri memiliki kewenangan untuk menyaring calon siswa.
Pihak Dinas Pendidikan menghimbau sekolah negeri untuk tidak menggunakan syarat calistung dalam proses penerimaan siswa baru.
"Saat ini, ada pembelajaran baru yang diterapkan di tingkat SD yang sangat menyenangkan. Kami memiliki pendekatan pembelajaran ABC (Active, Blended, and Creative) yang memberikan kebebasan bagi siswa untuk belajar dengan metode yang beragam" jelasnya
"Hal ini tercermin dalam peta pembelajaran yang fleksibel dan memungkinkan siswa untuk mengembangkan potensi mereka," sambung Edy Suprianto.
Baca Juga: Tanpa Messi, Di Maria, dan Otamendi, Berikut Pemain Argentina yang Hadapi Timnas Indonesia
Namun, Edy Suprianto menegaskan bahwa himbauan tersebut tidak berarti bahwa calistung tidak diperbolehkan dalam proses penerimaan siswa SD.
Himbauan tersebut hanyalah sebagai bentuk arahan dan tidak berlaku sebagai keputusan resmi. Untuk mengubah kebijakan tersebut, pihak Dinas Pendidikan perlu mengajukan surat ke Kementerian Pendidikan.
"Menghimbau saja, itulah bahasanya. Saat ini, Dinas Pendidikan belum mengeluarkan surat edaran resmi terkait penghapusan calistung sebagai syarat penerimaan siswa SD. Jika ada keinginan untuk mengubah kebijakan, maka pihak kami harus mengajukan surat ke Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan persetujuan," tambah Edy Suprianto.
Himbauan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan kepada orangtua dan calon siswa SD di Ponorogo mengenai proses penerimaan siswa baru yang tidak menggunakan syarat calistung.
Pihak Dinas Pendidikan Ponorogo berharap bahwa pembelajaran di tingkat SD dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendukung pengembangan potensi siswa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
PBB Turun Tangan! Senator Paraguay yang Hina Rasis Mbappe Melawan Balik
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0
-
Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir
-
Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia