Suara Ponorogo - Ratusan simpatisan Joko Widodo (Jokowi) secara mengejutkan mendeklarasikan dukungan mereka terhadap calon presiden Prabowo Subianto dalam acara yang diadakan di Kecamatan Sambit, Ponorogo.
Acara deklarasi tersebut tidak hanya menarik perhatian publik karena perpindahan dukungan politik, tetapi juga karena selipan kesenian tradisional Reog dan pertunjukan gajah gajahan yang memikat ribuan penonton.
Dalam wawancara dengan Ketua DPC Gerindra Ponorogo, Supriyanto, terungkap bahwa sejak 2014 dan 2019, banyak pendukung Jokowi dari bawah yang membrikan dukungan kepada Prabowo Subianto.
Supriyanto mengungkapkan harapannya agar Pilpres 2024 berjalan dengan lancar tanpa konflik yang berarti, sehingga bisa menjadi simbol kebaikan bagi proses demokrasi di Indonesia.
"Sinyal dari Pak Jokowi mengendorse Pak Prabowo memberikan harapan bahwa di lapangan akan terlihat seperti ini. Ini adalah bukti bahwa deklarasi ini dilakukan oleh para pendukung Pak Jokowi untuk mendukung Pak Prabowo," kata Supriyanto.
Menyikapi perubahan ini, Kharisma Febriansah, Sekertaris DPD Partai Derindra Jawa Timur, menegaskan bahwa bergandengan tangan untuk memenangkan Pilpres 2024 adalah tujuan bersama bagi para pendukung Jokowi dan Prabowo.
Ia menyatakan bahwa kedua pemimpin tersebut telah memberikan contoh bahwa persatuan elit politik dapat memajukan negara.
"Pak Prabowo dan Pak Jokowi bersatu karena memiliki cita-cita yang sama, yakni menjadikan bangsa ini kuat dan dihormati oleh bangsa lain di dunia melalui kesejahteraannya. Kita memiliki modal yang besar, negara yang kaya dengan sumber daya alam yang melimpah, tetapi belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat kita sendiri," jelas Kharisma.
Dia menambahkan bahwa pemilihan pemimpin pada tantangan Pilpres 2024 akan mempengaruhi kondisi adik-adik kita di masa depan.
Baca Juga: Booth Yamaha di JFK 2023 Manjakan Pengunjung dengan Gebyar Promo dan Hiburan Menarik
Kharisma mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang teruji dan mampu menghadapi tantangan dunia pasca pandemi Covid-19.
"Perjuangan kita di tahun 2024 bukan hanya untuk hidup, tetapi untuk memastikan kehidupan yang lebih baik bagi adik-adik kita. Mari kita jeli dalam memilih pemimpin yang memiliki kualitas dan pengalaman, karena tantangan yang kita hadapi pada tahun 2024 adalah tantangan global pasca pandemi Covid-19" tambah Kharisma.
Deklarasi tersebut telah mengundang perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat. Dalam sejarah politik Ponorogo, Prabowo Subianto sebelumnya kalah dalam pemilihan presiden di daerah ini pada Pilpres 2014 dan 2019.
Namun, pergeseran dukungan yang signifikan dari pemilih Jokowi ke Prabowo menunjukkan potensi perubahan dinamika politik dari Bumi Reog ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar