- Bunga Zainal dan suaminya melaporkan oknum polisi ke Propam Mabes Polri terkait dugaan penerimaan suap dari terlapor penipuan.
- Laporan tersebut diajukan karena adanya kejanggalan dalam penanganan kasus penipuan cek kosong senilai Rp2,3 miliar di Polda Metro.
- Pihak Bunga Zainal berharap Divpropam memberikan sanksi tegas kepada oknum polisi agar kasus penipuan segera menemukan titik terang.
Suara.com - Bunga Zainal dan suami, Sukhdev Singh melaporkan seorang oknum polisi ke Propam Mabes Polri.
Oknu polisi tersebut diduga menerima suap dari EH, sosok yang dilaporkan Sukhdev Singh atas penipuan cek kosong Rp2,3 miliar.
Bunga Zainal bersyukur, laporannya telah diterima. Bahkan akan dilakukan audit oleh Biro Pengawasan Penyidikan.
"Ketika sudah ada laporan dari Rowassidik dan ditemukan kejanggalan, akan ditangani oleh Divpropam langsung," kata pengacara Bunga Zainal, Tommy Sinulingga.
Pengacara Bunga Zainal berharap agar pelaku mendapat sanksi yang berat. Bahkan ia tak mempersoalkan jika nantinya ada pemecatan.
"Kami penginnya dalam hal ini untuk oknum polisi ini diberikan sanksi tegas ataupun dicopot ini ataupun diganti ini, seperti itu," ujar pengacara Bunga Zainal.
Lewat laporan ini, Bunga Zainal dan Sukhdev Singh berharap kasus di Polda Metro Jaya juga ikut menemukan titik terang.
Sebab ada keterkaitan antara laporan di Polda Metro Jaya pada 2024 dengan yang dilakukan saat ini di Mabes Polri.
Sebagai informasi, suami Bunga Zainal menjadi korban penipuan. Ia mendapat tiga cek kosong senilai Rp2,3 miliar.
Baca Juga: Suami Bunga Zainal Ditipu Rp2,3 M, Kasus Mandek hingga Lapor Propam karena Dugaan Polisi Disuap
Cek tersebut adalah jaminan dari kerjasama batu bara yang dilakukan Sukhdev Singh dengan rekannya, EH.
Namun cek tersebut kosong, sehingga Sukhdev Singh melaporkan EH ke Polda Metro Jaya.
Sejak dilaporkan pada 2024, belum ada penetapan tersangka dari yang bersangkutan.
Bunga dan Sukhdev menuding polisi yang menangani kasusnya telah menerima suap dari EH.
Berita Terkait
-
Suami Bunga Zainal Ditipu Rp2,3 M, Kasus Mandek hingga Lapor Propam karena Dugaan Polisi Disuap
-
Bunga Zainal Ngaku Diserang Buzzer Usai Keluhkan Harga Bahan Pokok Naik
-
Belanja ke Pasar, Bunga Zainal Mencak-Mencak Harga Pangan Naik Drastis
-
Bunga Zainal Mencak-Mencak, Sindir Seseorang Sambil Bahas Biaya Tahlilan usai Ayah Meninggal
-
Menyentuh! Ayah Bunga Zainal Wafat Usai Semua Anak Berkumpul, Dimakamkan Sesuai Keinginan Istri
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026