Suara Ponorogo - Aula kantor Bappeda Kabupaten Ponorogo dipenuhi oleh ratusan peserta yang mengikuti seleksi pengisian perangkat desa pada Jumat (7/7/23).
Acara tersebut menjadi panggung bagi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, untuk menegaskan kepada 165 calon peserta agar bersiap menerima kemenangan dan kekalahan dalam tes seleksi tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, pemimpin tertinggi di Bumi Reog ini juga menekankan pentingnya sikap lapang dada dalam menerima hasil seleksi.
"Biasanya, dalam proses rekrutmen perangkat desa, hal seperti ini tidak lazim. Saya ingin semua dapat menerima hasil seleksi dengan legowo" ujar Bupati Sugiri Sancoko.
Data yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Ponorogo menunjukkan bahwa terdapat 41 posisi lowongan untuk pengisian perangkat desa.
Lowongan tersebut tersebar di 12 desa yang terletak di 5 kecamatan di wilayah Ponorogo. Di Desa Wayang (Pulung), terdapat 9 lowongan, sedangkan Desa Bedrug (Pulung) memiliki 3 lowongan, dan Desa Tegalrejo (Pulung) memiliki 2 lowongan.
Kecamatan Siman memiliki 2 desa, yaitu Desa Manuk dan Desa Beton, dengan masing-masing 4 lowongan.
Sementara itu, di Kecamatan Balong, terdapat 3 desa yang melakukan pengisian perangkat desa. Desa Karangmojo memiliki 4 lowongan, Desa Muneng memiliki 5 lowongan, dan Desa Bajang memiliki 1 lowongan.
Selanjutnya, Kecamatan Sukorejo memiliki 4 desa dengan masing-masing posisi lowongan.
Baca Juga: Dua Kali Jadi Tersangka KPK, Kenapa Andhi Pramono Tak Kunjung Ditahan?
Desa Sragi memiliki 4 lowongan, sementara Desa Serangan dan Gelanglor masing-masing memiliki 1 lowongan.
Terakhir, Kecamatan Kauman hanya membuka penjaringan perangkat desa di Desa Pengkol dengan 3 lowongan.
Kang Giri, sapaan akrab Bupati Ponorogo, menambahkan pentingnya menjalankan seluruh tahapan pengisian perangkat desa secara adil, tanpa adanya praktik politik uang dalam perekrutan perangkat desa.
Hal ini bertujuan untuk memastikan terbentuknya perangkat desa yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik dan kompeten.
"Kami menghimbau agar seluruh proses pengisian perangkat desa dilakukan secara adil, jujur, dan transparan" tambah Bupati Sugiri.
Melalui pengumpulan peserta dan upaya peningkatan transparansi serta integritas dalam proses pengisian perangkat desa ini,
diharapkan masyarakat Ponorogo dapat melihat adanya keadilan dalam perekrutan perangkat desa dan terbentuknya perangkat desa yang memiliki kemampuan dalam memajukan masing-masing desa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan