Suara.com - Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Makassar Andhi Pramono hingga kini masih bisa menghirup udara bebas meskipun mengantongi dua status tersangka sekaligus dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Andhi diketahui detik ini merupakan tersangka gratifikasi sekaligus tindak pidana pencucian uang atau TPPU.
Andhi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi pada 15 Mei 2023. Selanjutnya, ia dijadikan tersangka TPPU menyusul bergulirnya kasus.
Publik masih menanti momen Andhi mengenakan rompi oranye KPK hingga mendekam di bui, sebab ia telah diduga menerima uang 'panas' sejak Andhi menjadi pejabat Bea Cukai pada tahun 2009-2022.
Andhi menerima gratifikasi yang menimbulkan kerugian negara mencapai miliaran Rupiah. Kekayaan yang dihimpun oleh Andi juga diduga dikelola melalui skema 'licik' yakni pencucian uang.
Lantas, mengapa Andhi hingga kini urung dijebloskan ke tahanan? Kapan Andhi akan resmi ditahan oleh KPK.
KPK angkat suara: Andhi akan segera ditahan
KPK melalui Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur menegaskan Andhi akan segera ditahan.
"Terkait dengan Bapak Andhi Pramono, kapan penahanannya? AP (Andhi) ini dalam waktu dekat," ungkap Asep menjawab pertanyaan wartawan di Gedung KPK, Jakarta pada Rabu (28/6/2023).
Baca Juga: Sempat Gagah Pakai Seragam Bea dan Cukai, Andhi Pramono Kini Kicep Pakai Rompi Tahanan KPK
Asep mengungkap KPK hingga kini urung siap menahan Andhi demi menyiapkan pasal pencucian uang yang diterapkan dalam kasus ini.
"Kami sedang menerapkan TPPU dalam perkara ini, sehingga TPPU ini terkait dengan menyembunyiakn kemudian mengalihkan mengubah benntuk dari aset," jelasnya.
Asep juga membeberkan KPK hingga kini masih mendalami pergerakan aset Andhi yang 'licin' dan hampir susah dilacak.
"Nah, kami ingin benar-benar asetnya tersebut itu bisa kami cari. Kami peroleh, kita dapatkan. Banyak sekali cara mereka untuk menyembunyikan," beber Asep.
Senada dengan Asep, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya di gedung KPK, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2023) membeberkan bahwa KPK kesulitan menemukan keseluruhan aliran dana Andhi.
Sebab, Andhi telah mengoper-oper hasil pencucian uangnya hingga ke sanak famili dan mertuanya.
Berita Terkait
-
Sempat Gagah Pakai Seragam Bea dan Cukai, Andhi Pramono Kini Kicep Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Kabarnya Dilaporkan ke KPK, Bupati Bandung Dadang Supriatna Punya Harta Kekayaan Rp8,8 M
-
Andhi Pramono 2 Kali Tersangka Tapi Belum Ditahan KPK, Istri Diperiksa Terkait Kasus Suaminya Hari Ini
-
Diperiksa Jumat Keramat, Andhi Pramono Bakal Ditahan KPK?
-
KPK Klarifikasi Terkait Isu Anak Rafael Trisambodo yang Masih Menempati Rumah Mewah di Simprug!
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek