Suara Ponorogo - Kabupaten Ponorogo telah menjadi tuan rumah bagi kirab Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, setelah sebelumnya Kabupaten Trenggalek.
Dalam perhelatan ini, 18 bendera partai politik (parpol) beserta bendera "Jagad Saksana" dan bendera merah putih diarak meriah menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo.
Kirab yang diawali dari Kalimantan Utara ini juga disambut dengan penuh kesenian tradisional Reyog Ponorogo dan atraksi gajah gajahan.
Tak hanya itu, seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) turut hadir untuk memeriahkan kirab tersebut.
Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi, dengan tulus menyerahkan bendera KPU beserta 18 parpol peserta pemilu kepada Ketua KPU Kabupaten Ponorogo, Munajat.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Ponorogo, Munajat, mengungkapkan rencana kirab yang akan dilanjutkan ke setiap kecamatan di kabupaten tersebut hingga tanggal 18 Juli mendatang.
"Nantinya, pada tanggal 18 Juli, kami juga akan melanjutkan estafet kirab ke Kabupaten Pacitan," ujar Munajat saat diwawancarai oleh ponorogo.suara.com pada Rabu (12/7/2023).
Tak hanya menjadi tuan rumah kirab, Ponorogo juga akan melaksanakan misi sosialisasi pemilu 2024 melalui perjalanan kirab ini.
Diharapkan, partisipasi masyarakat dalam pemilu mendatang akan meningkat secara signifikan.
Baca Juga: Tolak Serahkan Ponsel, Pemuda di Jaktim Dibacok Begal, Luka di Kepala
"Misalnya di Kecamatan Bungkal, kami akan melibatkan komunitas, sementara di Sampung kami akan menyasar pemilih pemula, dan di Ngebel, kami akan melibatkan masyarakat umum, dan seterusnya," tegas Munajat.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, berharap agar pemilu yang akan datang dapat berjalan dengan prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (Luber Judil).
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mencapai pemilu yang adil dan berkualitas.
"Ini tidak hanya sekadar kirab, tetapi juga komitmen kita bersama untuk menghadirkan pemilu Luber Judil," tutupnya.
Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Ponorogo ini menjadi momen yang meriah, tidak hanya sebagai perayaan semata, tetapi juga sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan memastikan pemilu berjalan dengan baik dan adil.
Semoga kirab ini dapat memberikan dorongan positif kepada masyarakat dalam menyalurkan hak suara mereka di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu yang akan datang.
Berita Terkait
-
Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI di Ponorogo: Fakta Baru Terungkap!
-
Operasi Patuh Semeru 2023: Polres Ponorogo Berikan Teguran dan Helm Baru untuk Pengendara Motor!
-
Seniman Luar Kota Memikat Panggung Pada Pembukaan Grebeg Suro, Kadisbudparpora Ponorogo: Fokus Seniman Lokal pada Acara Festival
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN