Suara Ponorogo - Warga Kabupaten Ponorogo digemparkan dengan penemuan jasad bayi perempuan yang tenggelam di dasar sungai.
Bayi yang tidak berdosa ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari lumut untuk memancing di Sungai Keden, Dukuh Poh Sawit, Desa Karangan, Kecamatan Badegan.
Saat ditemukan, bayi tersebut dalam keadaan terbujur kaku dan tanpa busana. Bahkan tali pusar masih menempel di perut bayi.
Menurut informasi dari hasil visum luar petugas forensik RSUD Dokter Harjono di Ponorogo, bayi berjenis kelamin perempuan ini memiliki berat badan sekitar 1,6 kg dan panjang sekitar 43 cm. Bahkan bayi sudah terlahir dalam keadaan sempurna. Diduga, bayi tersebut dibuang dalam beberapa jam terakhir sebelum ditemukan.
Anike Wahyu, Penanggung Jawab Ruangan Pemulasaran Jenazah RSUD Ponorogo, mengungkapkan,
"Bayi perempuan panjangnya 43 cm dengan berat 1,6 kg, kondisinya masih bagus, cuma sudah mulai keluar bau sedikit. Kemungkinan sudah meninggal beberapa waktu, kurang dari 24 jam, insya Allah."
Wardi salah satu saksi mata yang menemukan jenasha bayi mengaku kaget dengan penemuan tersebut.
"Ya, warga kaget mas kok ada bayi dibuang terus polisi datang terus rame. Kalau kelihatannya sudah lama pak, kelihatannya satu dua hari."
Hingga Senin malam, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi terkait penemuan bayi tak berdosa ini.
Baca Juga: Somasi Tak Ditanggapi, Asma Nadia Siap Gugat Produser Film Air Mata di Ujung Sajadah
Menurut AKP Haryono, Kapolsek Badegan, "Kondisi sungai airnya mengalir namun tidak deras, jadi bayi tertahan di batu. Untuk mayatnya tertahan di air. Ini langkah berikutnya dari kepolisian, apa ndan? Langkah berikutnya adalah melaksanakan politik untuk mencari saksi-saksi yang mengetahui."
Selain mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi, pihak kepolisian juga sedang melakukan pencarian untuk menemukan orang tua yang bertanggung jawab atas tindakan membuang bayi tak berdosa ini.
Pihak berwenang berharap dapat mengungkap misteri di balik penemuan bayi tersebut dan membawa mereka yang bertanggung jawab untuk diadili sesuai hukum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN