Suara Ponorogo - Ratusan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terpaksa "gigit jari" karena tidak lolos seleksi administrasi pendaftaran.
Menurut data Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, dari total 2.427 pelamar untuk lowongan PPPK di Ponorogo, sebanyak 428 orang tidak memenuhi syarat.
Kepala BKPSDM Ponorogo, Andi Susetyo, menjelaskan bahwa salah satu syarat administrasi yang tidak dipenuhi oleh pelamar adalah terkait masa kerja yang kurang dari dua tahun.
"Cukup banyak pelamar yang tidak melengkapi administrasi hingga akhirnya tidak lolos, totalnya 428 pelamar," ujarnya pada Jumat (20/10/23).
Andi Susetyo juga menambahkan beberapa alasan lain mengapa pelamar tidak lolos administrasi. Salah satunya adalah saat melamar sebagai tenaga honorer, mereka menggunakan ijazah SMA, namun saat perjalanan waktu kuliah dan lulus kuliah S1, ijazah tersebut belum genap 2 tahun.
Selain itu, banyak pelamar juga gagal karena pengalaman mereka tidak relevan dengan jabatan yang mereka lamar.
"Banyak pelamar yang memilih formasi tidak sesuai dengan pengalamannya, seperti melamar di formasi pertanian namun sebelumnya bekerja di perbankan," tegasnya.
Di samping dua alasan tersebut, ratusan pelamar yang tidak lolos administrasi juga disebabkan oleh beberapa faktor lain.
Ada pelamar yang salah mengirim surat lamarannya, yang seharusnya ditujukan kepada Bupati Sugiri Sancoko, namun malah ditujukan ke kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Baca Juga: MotoGP Mandalika Tuai Kesuksesan, Pacu Ekonomi dan Pariwisata Tanah Air
Selain itu, ada juga pelamar yang tidak mengunggah transkrip nilai dengan lengkap.
Andy menegaskan bahwa dari 428 pelamar yang tidak memenuhi syarat, mereka tersebar di tiga lowongan PPPK, yaitu PPPK guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan (nakes).
Rinciannya adalah 28 pelamar yang tidak memenuhi syarat untuk tenaga guru, 260 pelamar untuk tenaga teknis, dan 140 pelamar yang tidak lolos dari lowongan PPPK nakes.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng