Siapa saat ini yang tidak kenal dengan game Free Fire atau yang akrab juga dengan sebutan FF? Ya, soalnya game mobile bergenre battle royale ini memang sudah sangat populer saat ini.
Hampir di setiap tempat, tidak saja di kota tapi juga di pedesaan, bisa ditemukan anak-anak bermain game Free Fire alias FF ini. Meski dominan dimainkan bocah, namun pemainnya juga tidak melulu dari kelompok usia itu, melainkan juga bisa kalangan remaja, dewasa, bahkan bapak-bapak lho!
Di kalangan pemain game yang sangat menyukai Free Fire, sebagian mungkin sudah tahu seluk-beluk tentang game ini, termasuk mungkin pengembang dan publisher-nya.
Mungkin juga, pernah terpikirkan tentang siapa sebenarnya yang membuat Free Fire. Pertanyaan ini bisa muncul karena terlalu menyenangkannya mobile game yang satu ini.
Umum diketahui bahwa Free Fire merupakan permainan battle royale yang di-publish oleh Garena untuk Android dan iOS. Game yang biasa disingkat FF ini lantas jadi begitu populer, hingga menjadi permainan mobile yang paling banyak diunduh di dunia pada tahun 2019.
Karena kepopulerannya tersebut, sebagaimana ditulis situs Hitekno.com, Garena Free Fire kemudian bahkan menerima penghargaan "Best Popular Vote Game" oleh Google Play Store pada tahun 2019.
Pada November 2019, Free Fire telah mendapatkan pendapatan lebih dari 1 miliar dolar AS secara global. Lantas pada Mei 2020, FF pun mencetak rekor dunia dengan lebih dari 80 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia.
Free Fire juga sempat membuat gebrakan baru dengan membuat turnamen e-Sport bertajuk FFWS: Free Fire World Series, yang telah dimulai pada 2019. Garena sempat mengumumkan bahwa FFWS akan memiliki hadiah total 2 juta dolar AS.
Juga telah diumumkan bahwa FFWS rencananya akan diadakan dua kali setahun --dengan play-in berikutnya dimulai pada April 2021. Namun pada tahun 2020, lantaran merebaknya pandemi Covid-19, FFWS kemudian digantikan oleh Free Fire Continental Series (FFCS) yang digelar full daring.
Itulah beberapa informasi mengenai Free Fire, game mobile dengan genre battle royale yang sudah cukup lama populer dan masih ramai dimainkan saat ini.
Oh iya. Jadi, siapakah sebenarnya yang membuat atau mengembangkan game Free Fire alias FF ini? Bagi yang belum tahu, jawabannya adalah 111 Dots Studio, sebuah studio games indie yang berdomisili di Asia Tenggara. Keren kan?
Berita Terkait
-
Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif
-
Industri Game RI Tembus US$1,9 Miliar, Talenta Lokal Dinilai Belum Maksimal Garap Peluang Global
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Spesifkasi PC Minecraft Java Edition Naik, RAM 4 GB Tak Lagi Kuat!
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia