Netflix Geeked Week 2022 kemarin menyajikan banyak informasi mengenai film dan serial yang akan tayang di Netflix. Salah satunya adalah One Piece Live Action. Selain membagikan concept art, pihak Netflix juga sedikit membocorkan penampakan dari set di lokasi syuting One Piece Live Action. Dari concept art yang sudah ada, mereka menayangkan sedikit proses pembuatan set dan juga wujud set yang sudah dipakai untuk syuting.
Bagaimanakah set syutingnya? Yuk, kita intip 7 potretnya berikut ini.
Baratie (Kapal Restoran di Tengah Laut)
Set Baratie ini dibuat semirip mungkin dengan yang ada di manga maupun anime One Piece. Seperti set kapal pada umumnya, saat syuting memang harus ada unsur air sesungguhnya agar nuansa di atas airnya dapat terasa. Selanjutnya akan ditambahkan efek CGI untuk hasil maksimalnya. Bisa kita lihat juga bagian atas dari Baratie tidak terlihat. Kemungkinan pada proses finishing-nya nanti akan menggunakan CGI saja untuk menambahkan detail tersebut. Dan set ini juga sebenarnya hanya untuk tampilan luarnya saja, seperti set pada umunya. Untuk bagian dalam Baratie mungkin nanti akan syuting di dalam ruangan studio.
Suasana Desa Foosha dan Kapal Bajak Laut Rambut Merah (Shanks)
Sangat familiar rasanya suasana desa dengan kincir angin ini. Ya, Desa Foosha. Adalah kampung halaman tokoh utama di One Piece, Monkey D. Luffy. Pada awal cerita One Piece memang berlatar tempat di Desa Foosha dimana kisah Luffy dan Shanks diceritakan untuk pertama kali. Dapat kita lihat juga pada sebelah kanan, ada sebuah kapal dengan bentuk kepala Naga di bagian depan kapal tersebut. Bagi fans One Piece tentu akan langsung mengetahui kapal itu. Ya, itu adalah kapal bajak laut Rambut Merah (Shanks). Terlihat juga para kru yang sedang berkumpul, entah sedang istirahat atau memang sedang syuting.
Miss Love Duck (Kapal Bajak Laut Alvida)
Terlihat disini kepala bebek dari hiasan depan kapal bajak laut Alvida. Terbuat dari kayu yang disambung untuk membuat bentuk kepala bebek. Sesuai dengan concept art sebelumnya, warna dari kepala bebek Miss Love Duck dibuat jadi merah muda.
Peluru Meriam Bajak Laut Alvida
Peluru Meriam dengan simbol hati merupakan ciri khas dari bajak laut Alvida. Sudah bisa langsung ditebak ketika tayangan ini muncul. Tampak juga dibelakangnya Meriam dan nuansa kapal yang merah muda.
Going Merry (Kapal Bajak Laut Topi Jerami)
Sedikit berbeda dari concept art-nya. Bagian hiasan depan kapal Going Merry dibuat seperti wujud domba sesungguhnya, namun juga dibuat seperti desain original pada manga ataupun anime One Piece. Pada concept art sebelumnya memperlihatkan kepala domba lengkap dengan telinga, namun pada set yang dibuat untuk syuting bagian telinganya dihilangkan dan matanya diperbesar agar masih telihat mirip dengan desain aslinya sesuai dengan manga ataupun anime.
Sisi Kemudi Kapal
Tidak jelas ini bagian kemudi kapal siapa. Tapi jika harus menebak, kemungkinan ini adalah bagian kemudi kapal dari bajak laut Rambut Merah alias Shanks. Atau bisa juga ini bagian kemudi kapal bajak laut Alvida.
Kincir Angin Desa Foosha
Ciri khas dari Desa Foosha adalah kincir angin. Di desa Foosha ini semua berawal bagi petualangan Luffy. Luffy mendapatkan luka di bawah matanya, memakan buah iblis, ditawan oleh bandit gunung, dan diselamatkan Shanks di laut hingga lengan kiri Shanks putus.
Melihat beberapa set ini, jadi semakin tidak sabar rasanya menantikan serialnya untuk bisa ditonton. Semoga tidak banyak mengecewakan fans yang sudah sangat menantikan One Piece Live Action ini.
Bagi yang ingin menonton video lengkap penayangan informasi One Piece Live Action ini bisa langsung dilihat di channel YouTube dari Netflix, di konten Geeked Week 2022 hari pertama.
Tag
Berita Terkait
-
Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit
-
Pertamina Dapat Lampu Hijau, Ini Daftar Kapal Tanker yang Diizinkan Iran Lewati Selat Hormuz
-
Dandelion: Kisah Dua Malaikat Bantu Jiwa-jiwa Tersesat Siap Tayang 16 April
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sebut Kemenlu Tak Punya Taji, Pengamat UGM Kritik Lemahnya Posisi Tawar RI di Selat Hormuz
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya
-
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra di Final FIFA Series 2026, Apa Pertimbangannya?
-
5 Bedak Tabur Emina Ampuh Kontrol Minyak Berlebih, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
Pernyataan Donald Trump soal AS Incar Kuba Jadi Sorotan Dunia
-
Misi Menyelamatkan Kewarasan dengan Weekly Life Review
-
DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit
-
Meski Diprotes, Truk dan Pikap India Disalurkan Bertahap ke Kopdes Merah Putih
-
Sembilan Laga Terakhir BRI Super League, Andrew Jung Siap Antar Persib Juara