Poptren.suara.com – Salah satu sekolah dasar atau SD di daerah Ciledug, Tangerang, Banten, dapat teguran dari dinas pendidikan.
SD ini menggelar perlombaan tak lazim saat MPLS.
SD Negeri Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas tersebut, menggelar lomba ganti baju di tempat umum dan diikuti oleh siswa-siswinya.
Kontan saja para wali murid memprotes perlombaan tersebut karena dinilai melecehkan para siswa maupun siswi.
Alhasil, Dinas Pendidikan Kota Tangerang langsung melayangkan surat teguran kepada kepala sekolah bersangkutan.
Adanya perlombaan ganti baju tersebut mendapat perhatian publik, setelah viral di media-media sosial.
Dilihat SuaraSumbar.id pada akun Instagram @info_ciledug, lomba ganti baju bagi siswa-siwi SD di ruangan terbuka itu memicu protes orang tua maupun publik.
Apalagi, kekinian, marak terjadi pelecehan seksual terhadap anak-anak lelaki maupun perempuan di bawah umur.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamalludin menjelaskan, sudah melayangkan surat teguran bernomor 321.2/3095-Bidang SD kepada SDN Uwung Jaya.
Baca Juga: Sungguh Menyakitkan! Thailand dan Vietnam Tersingkir di Piala AFF U-19 2022
"Kegiatan MPLS seperti itu bertentangan dengan Permendikbud Nomor 18/2016 tentang Pengelanan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru," kata Jamalludin.
Dia menjelaskan, salah satu poin utama MPLS adalah seluruh sekolah negeri maupun swasta bisa menggelar kegiatan positif serta bermanfaat bagi peserta didik baru.
"Ya niatnya mereka memang mengajarkan kemandirian (ganti baju) kepada siswa baru. Tapi caranya kurang tepat," tegas Jamalludin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot
-
Zack Lee Bongkar Rahasia Kompak Asuh Anak Bareng Nafa Urbach
-
Proyek Bibit Nanas Rp60 Miliar di Sulsel Gagal Panen, Dugaan Markup Gila-gilaan!
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Chivu Tertawakan Gampangnya Inter Milan Bobol Gawang Sassuolo, Sindir Jay Idzes?
-
Rahasia Gelap Italia di Final Piala Dunia 1994, Ada Dua Pemain Ngumpet Saat Adu Penalti
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Rapim TNI-Polri, Prabowo Tekankan Pengabdian untuk Rakyat