Poptren.suara.com – Kejaksaan Negari (Kejari) Serang memutuskan bahwa artis 36 tahun ini sudah berstatus sebagai tersangka.
Status ini merujuk pada penerimaan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidik (SPDP) dari Polresta Serang Kota, tempat di mana Dito Mahendra melaporkan Nikita Mirzani.
Ditanya tentang statusnya, Nikita Mirzani masih kukuh bahwa dirinya masih berstatus saksi.
"Kata siapa? Ya tanya kesana lah jangan ke gue. Gue nggak tau apa-apa. Dari dulu sampai sekarang juga saksi," ucap Nikita Mirzani ditemui di Ampera, Jakarta Selatan pada Rabu (13/7/2022).
Alasan Nikita Mirzani bersikukuh bahwa dirinya adalah saksi lantaran ucapan Kabidhumas Polres Serang Kota.
Bintang film Nenek Gayung ini pun belum menerima surat pemberitahuan apapun terkait kabar menjadi tersangka.
"Kan sudah dikasih tau sama Kabidhumas, kenapa lu nanya mulu sih? Males banget," ucap Nikita Mirzani.
Ia melanjutkan, "kalian jangan tanya saya, tanya ke Serang Kota. Kan dia yang punya urusan, saya nggak tahu menahu"
Nikita Mirzani menerangkan, kalaupun ada panggilan ia akan memenuhinya. Tapi dengan syarat, hal itu harus lah masuk dalam logika berpikirnya.
Baca Juga: Nathalie Holscher Umbar Masalah dengan Sule di Podcast, Ini Hanya Settingan?
"Kalau disuruh datang ya datang, kalau. Nggak masuk akal, ya nggak datang," terang mantan pacar Samuel Rizal ini.
Masalah hukum Nikita Mirzani dan Dito Mahendra bermula dari unggahan Instagram Story sang Nyai. Dalam postingan, pacar Nindy Ayunda ditulis sebagai penipu.
"Tertulis nama Dito Mahendra lalu ada fotonya. Ada lagi tulisan 'abang propam jangan percaya orang ini, banyak ngomong penipu," kata Yafet Rissy.
Dito Mahendra yang tidak terima, melaporkan Nikita Mirzani ke Polresta Serang Kota atas dugaan pencemaran nama baik melalui ITE.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya