Poptren.suara.com - Saat melamar pekerjaan hal yang tersulit yaitu proses wawancara kerja bagi sebagian orang. Sering kali saat sudah dipanggil oleh pihak perusahaan, tetapi gagal pada tahap wawancara.
Gagalnya seseorang dalam melamar pekerjaan bisa terjadi karena beberapa faktor. Biasanya, pihak perusahaan merasa orang tersebut kurang memiliki kemampuan atau tidak cocok dengan posisi yang diinginkan.
Untuk itu, seseorang sangat perlu memahami posisi yang ingin dilamar di sebuah perusahaan. Penting juga untuk mengetahui berbagai informasi sebelum melamar pekerjaan.
Melansir laman Thejobnetwork, ada beberapa tips yang harus dipersiapkan sebelum melakukan wawancara pekerjaan. Diataranya :
Cari tahu pekerjaannya
Salah satu hal yang harus dipersiapkan sebelum wawancara adalah cari tahu pekerjaan yang akan dilamar. Adakah kecocokan pekerjaan yang tersedia dengan kualifikasi diri sendiri, khusunya keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman.
Bisa juga untuk mencari tahu tugas yang akan dibebankan nantinya. Hal ini dapat terlihat dari kualifikasi yang diminta. Dengan begitu, seseorang akan tahu tugas yang diberikan sehingga saat wawancara sudah lebih siap.
Kenali perusahaannya
Sebelum melakukan wawancara, penting untuk mengetahui perusahaan lebih dalam. Hal ini akan sangat berpengaruh karena biasanya saat wawancara sering ditanyakan pengetahuan mengenai perusahaan.
Hal tersebut akan sangat membantu, apalagi jika perusahaan yang dilamar cukup asing. Seseorang bisa melihat dari situs, media sosial, atau orang yang bekerja di perusahaan tersebut.
Tidak hanya itu, terkadang ada beberapa perusahaan yang melihat media sosial pelamarnya. Untuk itu, penting juga mengevaluasi media sosial diri sendiri.
Latihan
Sebelum wawancara, penting untuk latihan agar saat memberi jawaban terlihat yakin dan baik. Untuk itu, coba cari tahu berbagai pertanyaan yang biasa diajukan.
Hal ini akan sangat membantu agar bisa berlatih dan memberikan jawaban baik saat wawancara. Seseorang bisa minta bantuan keluarga atau teman untuk berlatih sebelum wawancara. Pastikan juga jawaban yang diberikan tegas dan langsung pada inti yang ditanya. Berikan jawaban yang tegas dan tidak bertele-tele agar sebagai pelamar, diri kita bisa dipertimbangkan.
Persiapkan juga pertanyaan untuk perusahaan. Biasanya, perusahaan akan meminta pelamar untuk bertanya. Berikan pertanyaan yang sekiranya berbobot agar sebagai pelamar, tidak diremehkan oleh perusahaan.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Gempa M 6,2 Guncang Pacitan: Satu Warga Meninggal Dunia Pasca Evakuasi, Bangunan Rusak Didata
-
Siapa Keluarga Rothschild yang Disebut dalam Epstein Files? Ini Profilnya
-
Dewa United: Ivar Jenner adalah Banten Warriors
-
Libas Malaysia 3-2, Indonesia Keluar sebagai Juara Grup D BATC 2026
-
Pelatih Persis Solo Tak Gentar, Bidik 3 Poin di Markas PSIM Yogyakarta
-
7 HP Murah RAM Besar untuk Admin Bisnis Online, Multitasking Lancar Tanpa Lag
-
Kesehatan Mental Generasi Muda: Antara Tantangan dan Layanan Pemerintah
-
Pesan Khusus Dewa United untuk Ivar Jenner
-
Hiroshi dan Mata yang Lahir di Punggung
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade