/
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:57 WIB
Nindy Ayunda (suara.com)

Poptren.suara.comNindy Ayunda bakalan dijemput paksa polisi. Diketahui Nindy sudah mangkir sebanyak tiga kali dari pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.

Pemanggilan pertama dilakukan pada tanggal 30 Juni 2022, berlanjut ke 11 Juli dan terbaru pada hari Senin 18 Juli 2022.

Dari ketiga panggilan itu, Nindy Ayunda tak pernah datang dalam pemeriksaan.

"Jadi kalau tidak datang ketiga kalinya, kami wajib membawa," kata AKP Nurma Dewi, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan ditemui di kantornya

Saat ini, polisi tengah mencari keberadaan Nindy Ayunda. "Sudah kewajiban dari kami, kalau panggilan ketiga, kami cari," jelas AKP Nurma Dewi.

Kendati akan dijemput paksa, Nindy Ayunda masih sebagai saksi atas laporan istri dari mantan sopirnya, Rini Diana.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rini Diana melaporkan Nindy Ayunda atas dugaan penyekapan yang terjadi pada sang suami, Sulaiman. Laporan itu dilayangkan pada Februari 2021.

Dalam keterangan terbaru, Sulaiman bukan hanya disekap. Ia juga mengalami penganiayaan.

"Waktu itu ada pemukulan di bagian leher, dada, sama kepala saya," ujar Sulaiman usai bertemu penyidik Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa dini hari (5/7/2022).

Baca Juga: Bikin Malu! Mesum di Toilet, Kepala Sekolah Digrebek Warga

Namun pengacara Nindy Ayunda, Livino membantah kalau kliennya tak kooperatif. Nindy tak bisa memenuhi panggilan polisi karena tengah menjemput anak dari sekolah. Hal itu dilakukan Nindy karena pelantun "Buktikan" itu mengaku mendapat teror.

Sumber : Suara.com

Load More