Poptren.suara.com – Inovasi menstrual cup memudahkan kaum perempuan saat menstruasi. Menstrual cup yang bentuknya mirip cawan kecil ini digunakan untuk menggantikan pembalut yang konvensional. Terbuat dari silikon, menstrual cup dirancang untuk menampung darah menstruasi wanita. Bukan menyerapnya.
Dikutip dari timesindonesia.co.id, menstrual cup dinilai memiliki beberapa kelebihan, yaitu :
1. Tidak Menghasilkan Bau
Ketika memakai pembalut atau tampon, sering kali mendapat keluhan bau darah haid yang tidak sedap dikarenakan pembalut akan menyerap darah haid. Akan tetapi, menstrual cup akan mengurangi bau darah haid dan tetap nyaman melakukan aktivitas seperti biasanya.
2. Menjaga Keseimbangan pH juga Bakteri Baik pada Vagina
Hal ini disebabkan karena menstrual cup hanya akan menampung darah haid, bukan menyerap. Sehingga keseimbangan pH pada vagina tidak akan terganggu. Berbeda dengan pembalut, jika ia akan menyerap darah haid maupun cairan dari vagina maka hal ini akan mebuat lembab sehingga menganggu keseimbangan pH.
3. Aman
Dilansir dari alodokter.com, menstrual cup cenderung lebih aman. Karena sifatnya yang hanya menampung, maka tidak akan menyisakan cairan maupun darah haid yang mengendap sehingga besar kemungkinan untuk dapat tumbuhnya bakteri. Disamping itu, menstrual cup juga tidak akan menyebabkan lecet muapun ruam kulit seperti keluhan lainnya ketika menggunakan pembalut.
4. Tahan lama dan ramah lingkungan
Mengapa disebut ramah lingkungan? Karena menstrual cup adalah produk yang tahan lama hingga 6 bulan sampai 10 tahun dibandingkan pembalut yang sekali pakai.
Untuk pemakaian, menstrual cup cukup dicuci dengan air bersih dan juga sabun kemudian siap untuk digunakan lagi. Berbeda dengan pembalut yang langsung dibuang. Tentu saja hal ini akan menambah lebih banyak sampah lagi dilingkungan kita.
5. Daya Tampung Lebih Besar
Menstrual cup dapat menampung kurang lebih 40 ml darah haid. Tentu hal ini akan mengurangi resiko bocor dan tidak nyaman beraktivitas selama periode mentruasi. Sedangkan pada pembalut, hanya akan dapat menampung darah kurang lebih sebanyak 7 ml saja.
Untuk durasi waktu dalam sehari, menstrual cup dapat digunakan 6-12 jam sehari. Hal ini karena memiliki daya tampung yang lebih besar dibanding pembalut.
Baca Juga: Dinilai Ramah Lingkungan, Saham BBTN Kembali Masuk Indeks SRI-KEHATI
Disamping hemat, bersih dan ramah lingkungan, menstrual cup dinilai sebagai inovasi baru bagi kaum hawa yang ingin aktivitas kesehariannya tak terganggu saat menstruasi.
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bek Timnas Inggris: Messi Sudah Ada di Ujung Karier, Hadapi Dia Kesempatan Sekali Seumur Hidup
-
4 Sabun Cuci Muka Garnier Low pH untuk Kulit Sensitif Perempuan
-
Jembatan Ampera Bakal Berubah Jadi Panggung Kebaya, Ratusan Perempuan Bidik Rekor MURI
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak