Poptren.suara.com – Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) menyebutkan, kenaikan harga tiket masuk untuk ke Pulai Komodo dan Pulau Pendar sangat diperlukan dan akan segera diberlakukan.
Alasan kenaikan ini diberlakukan demi aspek konservasi lingkungan di Pulau Komodo dan Pulau Padar . Faktor ekonomi tidak berarti jika konservasi lingkungan tidak diperhatikan.
Tujuan utama dari kenaikan tiket dimaksudkan untuk mengurangi jumlah kunjungan di Pulau Komodo dan Pulau Padar.
“Dampak yang ingin dicapai yaitu pembatasan ke Pulau Komodo dan Pulau Padar untuk akses konservasi. Jadi konservasi dan ekonomi harus berjalan beriringan,” kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno menjelaskan bahwa wisatawan bisa berpindah dari Pulau Komodo ke Pulau Rinca jika ingin melihat hewan endemik ini.
Pulau Rinca dinilai sudah tertata dengan baik, pulau ini juga termasuk habitat komodo.
“Kunjungan melihat komodo dengan harga yang sama masih bisa dilihat di Pulau Rinca. Namun, kalau tetap ingin ke Pulau Komodo, ya diminta kontribusi untuk konservasi dengan harga tiket yang ada,” ucap Sandiaga Uno.
Harga tiket yang ditawarkan untuk Pulau Rinca sendiri masih sama dan tidak mengalami kenaikan. Oleh karena itu, menurut Sandiaga, wisatawan yang ingin melihat komodo dapat berwisata ke Pulau Rinca.
“Kenaikan tarif hanya berlaku di Pulau Komodo dan Pulau Padar. Pulau Rinca yang juga merupakan habitat komodo tidak ada kenaikan harga,” sambungnya.
Baca Juga: Selamatkan Korban Kecelakaan Maut Cibubur, Iron Man Dapat Hadiah Spesial
Selain itu, menurut Sandiaga Uno, ketika mengunjungi Labuan Bajo masih banyak tempat wisata lainnya sehingga tidak harus ke Pulau Komodo.
Menurutnya, tempat wisata di Nusa Tenggara Timur yang satu ini menyajikan berbagai lokasi juga yang tidak kalah indahnya. Oleh karena itu, baginya wisawatan tidak harus terpatok pada Pulau Komodo saja ketika berkunjung ke Labuan Bajo.
“Di Labuan Bajo masih banyak tempat wisata. Ada kawasan Waterfront, Goa Baru Cermin, Pulau Kelor, dan lain-lain. Jadi enggak harus ke Pulau Komodo,” pungkasnya.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bolehkah Sunblock dan Sunscreen Dipakai Bersamaan? Ini Penjelasan dan 6 Rekomendasinya
-
1.300 Personel Gabungan Amankan FIFA Series 2026 di GBK
-
Cara Bikin Dapur Kecil Terlihat Lebih Luas Tanpa Perlu Renovasi, Yuk Dicoba!
-
Gunung Semeru Menggeliat Dua Kali: Erupsi 1.000 Meter, Warga Lumajang-Malang Diimbau Siaga Level III
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto, dari Lulusan Akmil 1994 hingga Jadi Wakabais TNI
-
Anji Simpan Gelang Kayu Almarhumah Ibu: Ini Jadi Jimat Saya
-
Drama Subuh di Tanjakan Habibi: Jalur Wisata Sawarna Lumpuh Total Akibat Pohon Tumbang
-
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih St Kitts and Nevis Cuek Soal Perbedaan Ranking FIFA
-
4 Pilar Persija di Timnas Indonesia Bawa Misi Besar, Siap Tempur di FIFA Series 2026
-
WFH 1 Hari Sepekan, Ojol Terbelah: Driver Jakarta Cemas Pendapatan Turun, Depok Santai