/
Selasa, 26 Juli 2022 | 10:10 WIB
Screenshot_73 (instagram @sandiuno)

Poptren.suara.com – Sandiaga uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ikut angkat bicara mengenai Baim Wong yang mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas Citayam Fashion Week (CFW) ke Kementrian Hukum dan HAM.

Sandiaga Uno berpendapat tentang orang-orang yang mengajukan HAKI terhadap Citayam Fashion Week harus jelas, trasnsparan tentang maksud dan tujuannya dia.

“Kalau yang mendaftarkan CFW ke HAKI berdasarkan siapa cepat dia dapat, itu sangat tidak adil karena yang besar pasti akan lebih cepat mengingat mereka memiliki penasehat-penasehat hukum yang hebat,” ujarnya dalam Weekly Press Briefing yang dipantau secara virtual.

Sandiaga Uno juga tidak melarang orang-orang yang ingin mendaftarakan HAKI dengan brand CFW ini.

Dia juga mengingatkan bahwa CFW jangan dimonopoli oleh sekelompok orang elit karena konsep yang ditampilkan dalam fenomen tersebut bersifat demokratisasi sub sektor fesyen dengan kepemilikan publik secara luas.

“Saya tak mau berprasangka buruk, saya maunya berprasangka baik kalau niatnya Baim baik untuk memberikan perlindungan dan bekerja sama dengan kelompok anak-anak Sudirman, Citayam, Bojong Gede, dan Depok (SCBD),” kata dia.

Lebih lanjut, pihaknya berencana untuk melakukan diskusi agar CFW menjadi brand yang memberdayakan dan memberikan kesempatan kepada banyak talenta muda di bidang sub sektor fesyen.

“Saya masih berprasangka baik dan ingin berkoordinasi dengan Mas Baim. Yang terpenting adalah anak-anak SCBD ini bisa terfasilitasi, terberdayakan, tak ada yang terzalimi, tidak ada yang tersandera brand CFW sudah dimerekkan dan diinstitusionalkan. Harapan saya ini tak memicu pro dan kontra, tapi memikirkan yang terbaik buat anak-anak, tren fesyen, dan kebangkitan ekonomi serta pembukaan lapangan kerja,” ungkap Sandiaga.

Dalam kesempatan tersebut, Menparekraf mengharapkan fenomena tren CFW di kawasan Dukuh Atas, Sudirman, Jakarta, yang sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas agar tak berkumpul di satu titik ruang publik.

Baca Juga: Bukan Fashion Show, Cinta Laura Lakukan Hal Ini Di Citayam Fashion Week

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkoordinasi untuk mencari ruang publik baru bagi para remaja yang berkumpul di Dukuh Atas, misalnya di pelbagai ruang publik MRT bagian selatan ruang-ruang lainnya.

"Kemarin malam saya naik kereta dan terpikir kenapa gak CFW bisa dilakukan di dalam gerbong kereta api? Alangkah baiknya bisa diisi dengan fesyen-fesyen terkini di atas gerbong. Itu bisa juga menjadi Citayam Fashion on the Train, bisa menjadi fenomena yang berkelanjutan,” ucapnya.

Load More