/
Rabu, 27 Juli 2022 | 19:25 WIB
Gaya Kepemimpinan Habib Rizieq. (Foto: Istimewa)

Poptren.suara.com – M. Kholid Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengatakan bahwa pihaknya tak mau berandai-andai mengarapkan arah politik pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di pemilu 2024.

PKS menyambut baik atas bebasnya Habib Rizieq usai menjalani proses hukum yang berlangsung.

"Jadi kami tidak berandai-andai dengan yang disampaikan tadi (soal arah politik Rizieq). Intinya kami senang dan apresiasi terkait bebasnya beliau," kata Kholid

Ia juga menyampaikan bahwa, kebebasan Rizieq diharapkan bisa membawa berkah bagi keluarga. PKS juga mengapresiasikan sejumlah pihak berwajib yang sudah memperlancar kebebasan Habib Rizieq.

"Kami juga sangat mengapresiasi dengan keluarnya beliau, itu tentu menjadi kebaikan buat jemaahnya, buat umat islam, buat keluarga beliau," tuturnya.

Sementara sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera mengatakan mendapat keuntungan politik setelah menampilkan foto Habib Rizieq Shihab dalam spanduk pada waktu musim kampanye tahun 2019.

Mardani mengatakan pada pemilu 2019, dia mendapatkan banyak suara pemilih, mengalahkan suara yang dihimpun lawan politik.

Tapi Mardani mengakui bahwa dia tidak menguji dua variabel itu melalui survei.

“Saya konfirm (pasang foto HRS) kalau di 2019. Saya nggak bikin exit poll (survei), kalau saya pribadi merasa banyak sekali keberkahan beliau, secara pribadi,” kata Mardani dalam diskusi di Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2022).

Baca Juga: Badan Pesawat, Bikin Jalan Raya Parung Bogor Macet

Mengenai apakah PKS akan menggandeng Habib Rizieq pada pemilu 2024 nanti, Mardani mengatakan “belum ada pembicaraan yang sifatnya yang struktural.”

Mardani merupakan salah satu politikus yang menyambut kebebasan Habib Rizieq setelah menjalani kurungan penjara.

Belum Tentukan Sikap

Pengacara Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan kliennya belum menentukan sikap politik jelang pemilu 2024. Aziz Yanuar juga mengatakan simpatisan masih setia dengan kliennya.

“Belum ada. Saat ini masih kita berpendapat atau berstatement ikut komando Imam Besar Habib Rizieq Shihab,” katanya di Jakarta Selatan, Minggu (24/7/2022).

Walaupun belum memutuskan sikap politik, kata Aziz, kecil kemungkinan kliennya bersikap netral jelang pemilu presiden 2024.

Load More