Poptren.suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberi pujian terhadap persiapan arena pertandingan cabang olahraga tenis meja ASEAN Para Games 2022 yang terletak di Solo Techno Park, Solo, Jawa Tengah.
"Arena pertandingan tenis meja di Solo Techno Park ini, gedungnya bagus dan nyaman. Orang bisa menonton karena sudah disiapkan kursi-kursinya sehingga akses penonton baik," kata Menpora Zainudin Amali dalam Sidak Arena Tenis Meja untuk persiapan APG 2022 di Solo Techno Park, Jumat (29/7/2022).
Menpora mengatakan arena cabang olahraga tenis meja merupakan yang terakhir setelah tempat yang pertama dipilih di De Tjolomadu Colomadu Karanganyar digunakan, sehingga dialihkan ke Solo Techno Park ini.
"Tempat ini ada tujuh meja pertandingan dan beberapa meja untuk pemanasan. Kami mendapat informasi arena tenis meja sedang dalam persiapan. Namun, arena ini, ternyata sudah siap semuanya," kata Menpora.
Oleh karena itu, Menpora mengucapkan terima kasih kepada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, panitia, Chef de Mission (CDM) Kontingen Indonesia yang selalu melihat kelayakan arena untuk pertandingan. Ia berharap cabang ini bisa berprestasi walaupun semua tahu pesaing-pesaing cabang tenis meja lumayan berat.
"Arena tenis meja di Solo Techno Park sudah oke, ada tempat pertandingan dan ada untuk pemanasan atlet," kata Menpora.
Menpora menjelaskan arena tenis meja merupakan bangunan baru baik pencahayaan sudah standar dan tempat sangat layak, hanya pendingin ruangan yang perlu ditambah. Bahkan, akses untuk penonton juga nyaman dan bagus.
Sementara itu, pelatih cabang olahraga tenis meja NPC Indonesia Bayu Widihapsara Purba mengatakan, tenis meja APG 2022 diikuti delapan negara dengan total peserta sebanyak 131 atlet.
Delapan negara pada APG 2022 tersebut yakni Malaysia, Timor Leste, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, dan tuan rumah Indonesia.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2022: Pelajar di Solo Akan Dikerahkan untuk Saksikan Pertandingan di Seluruh Venue
Cabang tenis meja Indonesia telah menyiapkan 40 atletnya yang terdiri atas 13 putri dan 27 putra. Tenis meja APG XI 2022 di Solo bakal mempertandingkan sekitar 56 kategori baik tunggal, ganda, ganda campuran dan ada beregu. Sehingga, tenis meja bakal memperebutkan sekitar 56 medali emas.
"Kami menargetkan 12 emas, 18 perak dan 16 perunggu pada APG tahun ini, realistis tidak terlalu muluk-muluk atau sekitar 75 persen masih bisa. Tenis meja lebih baik dapat target melesat ke atas dari pada membuat target tinggi, tetapi tidak bisa tercapai," kata Bayu.
[Antara]
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana