Poptren.suara.com – Polisi kerap melakukan razia untuk ketertiban umum, namun meski begitu aksi kejahatan selalu ada dan membuat rugi masyarakat banyak.
Seperti hal ini, sebuah video yang diunggak akun Instagram @majeliskopi08. Dalam video yang tersiar,nampak dua pemuda berusia tanggung memberhentikan laju kendaraan yang diduga digunakan sebuah travel
Setelah hentikan laju kendaraan, dua pemuda itu berponcengan lagi menggunakan sepeda motor dan langsung memalak sang sopir.
Tak tanggung-tanggu kedua pemuda itu meminta sejumlah uang sekitar Rp 1 juta.
"Sopir travel asal Cilacap kena palak sebesar 1 juta Rupiah di Jln. Outer Ringroad, Cengkareng, Jakarta Barat," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Diketahui, kejadian pemalakan tersebut terjadi pada Senin (1/8/2022) pagi.
"Kejadian tadi pagi, 01/08/22. Wajah pelaku sempat di rekam oleh kernet travel tersebut," lanjut keterangan unggahan tersebut.
Tak lama setelah video tersebut diunggah, berbagai macam tanggapan dari warganet pun memenuhi kolom komentar.
Kebayakan dari warganet mengungkapkan kegeramannya dengan peristiwa tersebut. Bahkan, ada yang menyarankan kepada sang sopir dan kernet untuk melaporkannya kepada netijen.
Baca Juga: Laudya Cynthia Bella Dikabarkan Menikah, Manajernya Membantah
"Lapor netijen saja," tulis pemilik akun @mas*****.
Tak hanya itu, warganet lainnya ikut menimpali jika saat ini pihak keamanan sedang sibuk melakukan uji balistik.
"Mabes lagi sibuk uji balistik," tulis pemilik akun faj******.
Ungkapan kegeraman terhadap pelaku pemalakan juga dituangkan warganet lainnya. Bahkan, meminta agar pelaku dimusnahkan.
"Kenapa yang beginian nggak dimusnahin aja sih??? Mereka hidup cuma abisin OKSIGEN di Bumi doank !!!" tulis alf*****.
Tak hanya itu, warganet lainnya seperti sudah hafal dengan pelaku kejahatan yang viral jika tertangkap polisi, yakni menunduk memelas sambil mengucapkan minta maaf karena khilaf dengan alasan terpaksa melakukannya karena butuh makan.
"Ditunggu adegan tertunduk lesu, muka sedih sambil tangan terikat kabel ties.... Sambil berucap "saya khilaf paaaa.... Butuh makan," tulis akun ric*******.
Sumber : blitz.suara.com
Berita Terkait
-
Lunas usai 3 Kali Dicicil, Eks Mensos Juliari Koruptor Kasus Bansos Setor Uang Pengganti ke Kas Negara Rp14, 5 Miliar
-
Modus Pura-Pura Belanja di Warung Sayur, Wanita Ini Diduga Gondol Uang Rp 17 Juta Milik Pedagang
-
KPK Setor Uang Pengganti Korupsi Mantan Mensos Juliari Batubara Senilai Rp 14,5 Miliar
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi