Poptren.suara.com- Garam merupakan salah satu jenis bumbu yang umum digunakan pada hampir semua jenis masakan. Secara alami berbagai jenis bahan makanan juga mengandung garam dalam bentuk natrium murni, seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, hingga sayur dan buah (meski dalam jumlah yang sedikit). Pada dasarnya garam dibutuhkan oleh tubuh dalam proses metabolisme.
Mengutip dari Yoursay.id, asupan garam yang dianjurkan per harinya menurut Permenkes No. 30 Tahun 2013 adalah sebanyak satu sendok teh, atau sekitar 5 gr yang mengandung sekitar 2000 mg natrium. Jika seseorang mengonsumsi terlalu banyak garam melebihi batas yang dianjurkan, maka akan menimbulkan dampak yang negatif bagi tubuh.
Dilansir dari laman OnHealth.com, inilah dampak negatif bagi tubuh akibat terlalu banyak mengonsumsi garam.
1. Rasa Tidak Nyaman pada Perut
Ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi garam, maka akan terjadi pembengkakan pada organ akibat pengaruh garam yang mengikat air atau dalam istilah medis disebut retensi air.
Tubuh pun memberikan respon dengan menahan lebih banyak cairan untuk menjaga keseimbangan. Hal inilah yang akan membuat perutmu terasa tidak nyaman.
2. Hipertensi dan Sakit Kepala
Berdasarkan hasil penelusuran pada laman p2ptm.kemkes.go.id, menjelaskan bahwa ketika seseorang mengonsumsi makanan yang mengandung garam secara berlebih, akan meningkatkan jumlah natrium didalam sel, sehingga mengganggu keseimbangan cairan.
Selain itu, diameter pembuluh darah juga akan ikut mengecil yang membuat jantung harus memompa darah lebih kuat. Hal itulah yang membuat tekanan darah menjadi tinggi serta diiringi dengan sakit kepala.
Baca Juga: Viral Video Nenek Cuma Makan Nasi Garam, Warganet Batal Kasihan Usai Lihat Hal Ini
3. Merasa Kehausan
Kandungan natrium pada garam yang dikonsumsi dalam jumlah berlebih dapat berpotensi menarik cairan dari sel-sel untuk membersihkan jaringan dalam tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Hal inilah yang akan membuat kita merasa kehausan. Jika tidak cepat meminum air, maka tubuh akan mengalami dehidrasi.
4. Gangguan Tidur
Terlalu banyak mengonsumsi garam juga berdampak pada gangguan tidur, seperti sulit tidur, tidur tidak nyenyak, sering terbangun ditengah malam, ataupun merasa tak cukup tidur di saat bangun pagi hari.
5. Sering Buang Air Kecil
Konsumsi garam secara berlebihan juga dapat mengganggu fungsi ginjal yang berakibat pada meningkatnya frekuensi buang air kecil. Jika tidak dibarengi dengan minum air yang cukup, maka tubuh juga dapat mengalami dehidrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan