Poptren.suara.com – Sekitar tiga bulan setelah kepergian mendiang Emmeril Kahn Mumtadz, Nabila Ishma mendapat kiriman paket yang ditemukan oleh sang adik,Zara. Ia menghubungi Nabila untuk mengambil paket tersebut.
Paket itu berisi oleh-oleh dari Eril saat ke luar negeri sebelum wafat pada Mei 2022.
"Hari ini @camilliazr chat, katanya dia nemuin satu oleh-oleh lagi dari Eril. Dan tiba-tiba ada yang kirim barang ke rumah katanya dari Eril. Ternyata isinya tas secantik ini," tulis Nabila Ishma di Instagram Story.
Nabila Ishma lantas bercerita bahwa dulu Eril selalu protes saat tahu kekasihnya bercita-cita ingin mengoleksi tas. Namun siapa sangka, Eril diam-diam membelikan tas cantik untuk Nabila sebelum tiada.
"Dulu Eril pernah tanya, kalau aku punya banyak uang pengen ngoleksi apa. Aku bilang pengen koleksi tas. Respon dia waktu itu bilang, 'Dasar kamu kayak ibu-ibu sosialita'. Tapi tahunya kamu malah ngasih aku banyak tas A, padahal kamu selalu protes tiap aku beli tas baru," imbuhnya.
Dalam unggahan berikutnya, Nabila Ishma mengungkap oleh-oleh lain dari mendiang kekasihnya. Ternyata Eril menepati janjinya untuk membelikan coklat dari setiap kota yang dikunjunginya saat ke luar negeri.
Tentu saja semua buah tangan tersebut disambut bahagia oleh Nabila. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa Nabila masih berharap Eril sendiri yang mengantarkan oleh-oleh itu kepadanya.
"Ini kayaknya dia beli karena aku bilang aku pengen banget naik gondola dari kecil dan dia naik gondola di Italy. Lucunya dia gak cuma beli buat aku tapi juga mamah, papah, dan kakak aku," tulis Nabila lagi.
"Sebenernya aku cuma nitip oleh-oleh coklat dari setiap kota yang A Eril datengin karena aku suka banget coklat. Tapi ternyata dia gak cuma bawa coklat doang. Lebih pengen lagi kalau oleh-olehnya dia yang ngasih langsung," pungkasnya.
Baca Juga: Terkejut! Mayat Bayi Ini Ditemukan Tersangkut Ditumpukan Sampah
Seperti diketahui, Nabila Ishma adalah kekasih Eril. Putra sulung Ridwan Kamil tersebut meninggal dunia pada Mei 2022 setelah sempat hanyut di sungai Aare, Bern, Swiss. Sepeninggal Eril, Nabila Ishma ikut menjadi sorotan publik.
Sumber : matamata.com
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Mengaku Siap Ikut Pertarungan Capres 2024
-
Dituding Mengemis Dana Demi Bangun Masjid Anak, Ridwan Kamil Beri Klarifikasi Begini
-
Ridwan Kamil Dituduh Ngemis Dana buat Masjid Eril, Chiki Fawzi Membela: Ini Amal Jariyah
-
Dituding Ngemis untuk Biayai Pembangunan Masjid Al Mumtadz, Ridwan Kamil: Biasakanlah Tabayun
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri