Poptren.suara.com - Memberikan kebaikan bisa kepada siapa saja termasuk orang yang tidak kita kenal, dan memberikan kebaikan bisa dalam bentuk apa saja asalkan benar-benar memberikan dengan tulus. Seperti yang tampak dalam sebuah unggahan akun Tiktok @mdmotivator.
Dalam unggahan tersebut, seorang pria datang ke sebuah restoran rumahan. Kemudian seorang wanita bertanya tentang pesanan pria tersebut.
Pria tersebut kemudian mengatakan ingin memesan makanan namun seseorang mencuri dompetnya. Ia pun bertanya apakah mungkin ia mendapatkan sepotong ayam panggang.
Wanita ini pun langsung mengiyakan dan mengatakan bahwa pesanan itu bisa dibayar di hari lain. "Ya, tapi kamu bisa membayar di hari lain. Itu bukan masalah, tapi di mana kamu kehilangan dompet itu?" tanya wanita tersebut.
Pria ini kemudian menjawab dompetnya hilang di jalan dan wanita itu mulai menyiapkan meja. Pria ini pun berterima kasih dan mengobrol dengan wanita itu.
Ternyata restoran itu dibangun oleh ayah dan ibunya. Sayangnya sang ayah terkena infeksi hingga tak bisa bekerja.
Pria itu kemudian meminta untuk bertemu sang ibu. Akhirnya ibu wanita itu keluar dan pria tersebut memberikan 500 Euro atau sekitar Rp7,5 juta atas kebaikan hatinya.
Tanpa disangka, ibu itu menolak uang tersebut dan bahkan memberikan ciuman jauh serta menepuk pundak pria itu. Setelah pria ini selesai makan, ia diberikan nota pembayaran sebesar 12,5 Dollar AS atau sekitar Rp189 ribu.
Lagi-lagi pria ini memberikan uang 500 Euro dan ibu itu kembali menolak. Pria ini tetap memaksa dan wanita itu sangat berterima kasih hingga memeluk pria ini.
Baca Juga: Perjalanan Yang Dilalui Ferdy Sambo Dalam Kasus Kematian Brigadir J Hingga Sebagai Tersangka
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Astaga, aku sangat bersyukur dia bertemu denganmu," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Video ini terasa sangat menghangatkan hati," ujar warganet ini.
Sementara itu, hingga Selasa (9/8/2022). Video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 21 juta kali di TikTok.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Video Viral Anggota TNI Ajak Tentara Amerika Dangdutan Joko Tingkir Ngombe Dawet, Warganet: Pulang Langsung Bikin Orkes
-
Apes! Udah Dandan Maksimal, Emak-emak Ini Nyemplung Bareng ke Sungai saat Lagi Makan di Acara Hajatan
-
Pemilik Video TikTok Ini Ungkap Tak Ingin Punya Anak, Alasannya Bikin Emosi
-
Video Viral Parodi Gus Samsudin Vs Pesulap Merah, Warganet Malah Jadikan Inspirasi Buat Lomba 17 Agustus
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas