Poptren.suara.com - Jahe juga telah digunakan sejak lama karena khasiat obatnya. Bahan penting yang digunakan untuk membuat semua kari India, jahe memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Jahe mengandung lebih dari 12 antioksidan yang berbeda, menjadikannya makanan pokok gaya hidup penting bagi mereka yang ingin hidup sehat dan bahagia. Selanjutnya ramuan ini mengandung protein, minyak atsiri, vitamin C, silikon, mangan, besi dan fosfor.
Jahe termasuk dalam famili Zingiberaceae dan berkerabat dekat dengan kunyit, lengkuas, dan kapulaga. Jahe juga bisa digunakan segar, dikeringkan, dijadikan bubuk, sebagai minyak atau jus.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari teh jahe, seperti dilansir dari Times of India, yakni:
1. Meredakan mual
Teh jahe dapat membantu meredakan gejala mabuk perjalanan seperti mual, muntah, pusing, dan keringat dingin. Sebuah penelitian mengatakan bahwa jahe membantu mengurangi mabuk perjalanan. Jadi, jika Anda merasa pusing atau mual dalam kendaraan yang sedang melaju, cobalah minum teh jahe di lain waktu.
2. Mual menyebabkan kemoterapi dan mual di pagi hari
Senyawa aktif dalam jahe, senyawa fenol dan minyak atsiri juga disebut gingerol dapat meredakan mual terkait kehamilan, pembedahan dan kemoterapi.
Ini adalah salah satu alternatif terbaik untuk obat anti mual tradisional yang dikonsumsi orang. Ini adalah pengobatan terbaik untuk wanita hamil dan orang yang menjalani kemoterapi yang disarankan untuk tidak menggunakan obat standar.
3. Baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah
Baca Juga: Resep Sarapan Simpel, Yuk Buat Omelet Ayam Cincang
Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi teh jahe secara teratur memiliki efek perlindungan pada kesehatan jantung dan juga menurunkan tekanan darah. Konsumsi teh jahe panas membantu mencegah penggumpalan darah, meredakan mulas, menurunkan kolesterol dan meningkatkan sirkulasi darah.
4. Menurunkan berat badan
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 di Universitas Columbia menemukan bahwa minum teh jahe panas meningkatkan perasaan kenyang dan menghentikan seseorang untuk makan berlebihan. Jahe dapat membantu mengatasi obesitas dan komplikasi terkait obesitas.
5. Mengontrol kadar gula darah
Konsumsi teh jahe panas secara rutin membantu meningkatkan kadar gula darah dan menurunkan kadar hbA1C pada penderita diabetes tipe 2.
6. Penghilang rasa sakit alami
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
Sempat Hilang, Karyawan Tenggelam di Sungai Indragiri Ditemukan Meninggal
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
Real Madrid Umumkan Jose Mourinho usai Pertandingan Lawan Athletic Club
-
Diseret Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah: Namaku Clickbait Banget
-
Cristiano Ronaldo akan Jadi Pemain Pertama yang Tampil di 6 Edisi Piala Dunia
-
Banjir Hadiah di Indogrosir Padalarang dan Sembako Gratis dari BRI!