/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:54 WIB
Viral Video Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran peluk dan cium kening Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. (Tangkapan Layar)

Poptren.suara.com – Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya yang kembali mencuat namanya di tengah kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

Ia tertangkap kamera memeluk dan mencium kening tersangka pembunuh Brigadir Joshua Irjen Pol Ferdy Sambo.

Belakangan ini namanya kembali mencuat setelah profil dan biodatanya di Wikipedia diubah seseorang dengan menyebut Fadil Imran pernah disuap oleh Ferdy Sambo, terkait kasus kematian Brigadir J.

Terlepas dari persoalan tersebut, berikut profil Fadil Imran, dari asal, istri, anak, rekam jejaknya hingga harta kekayaan jenderal bintang dua ini.

Asal hingga Rekam Jejak

Dilansir dari suara.com 28 Juli 2022, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran berasal atau lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada 14 Agustus 1968. Fadil Imran Ia menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak 16 Desember 2020.

Fadil Imran sempat menjadi Kapolda Jawa Timur hanya lima bulan pada 1 Mei 2020. Dia menjadi Kapolda Metro Jaya pada 16 Desember 2020 setelah menggantikan Nana Sudjana yang lalai menegakkan protokol Kesehatan (prokes) dalam penanganan Covid-19.

Fadil Imran lulusan Akpol Angkatan 1991 (AKABRI) dan berpengalaman sebagai reserse. Dia memiliki istri bernama Ina Adiati, dan dua anak bernama Wulan Purnamasari dan Farah Puteri Nahlia.

Salah satu anaknya, Farah Puteri Nahlia merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini anggota Komisi I DPR RI. Farah merupakan anggota DPR RI termuda, yakni berusia 26 tahun pada 2022 atau usia 23 saat pertama kali jadi anggota DPR RI dari Dapil Jabar IX.

Baca Juga: Istri Ferdy Sambo Buat Laporan Palsu, Kabareskrim Akan Serahkan ke Timsus

Irjen Pol Fadil Imran pernah menangani kasus besar dan menyita perhatian publik. Di antaranya mutilasi dengan pelaku Ryan Jombang (2008), penangkapan Hercules dan John Kei (2013) hingga membongkar sindikat Saracen (2017).

Beberapa jabatan strategis pernah dipegang stategis, antara lain:

- Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat

- Kapolsek Metro Cengkareng (1999)

- Kapolsek Metro Tanah Abang (2002)

- Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (2008)

Load More