Poptren.suara.com – Tak dipungkiri banyak orang yang sering menghabiskan waktunya di kamar mandi.
Apalagi jika mandi di bawah pancuran atau pun di bathtub dengan menggunakan air hangat.
Kegiatan ini sungguh menyenangkan dan membuat rileks badan setelah lelah beraktifitas seharian.
Namun, tahukah kamu jika kamar mandi adalah tempat yang sangat kotor dan banyak ratusan juta bakteri di dalamnya?
Tak hanya itu saja ternyata hal ini juga berdampak negatif bagi kesehatan kamu.
Berikut kebiasan buruk di kamar mandi yang perlu kamu hentikan
Menggantu Scrub
Perlengkapan mandi yang dapat membantu menggosok dan membersihkan sel kulit matai dari tubuh kamu. Namun ketika kita sudah selesai menggunakannya, kita langsung menggantungnya begitu saja.
Tahukah kamu kebiasaan itu ternyata mengundang bakteri untuk berkembang biak loh!
Baca Juga: Wow! Harga Tak Sampai Sejuta Kamu Bisa Sewa Unit Rusunawa
Untuk mencegah adanya bakteri di scrub, kitab isa menggantung scrub di tempat yang kering dan menggantinya secara berkala.
Menggantung Handuk yang Basah di kamar mandi
Hal ini pasti sering kita lakukan nih!
Ini juga ternyata ini juga punya dampak negatif bagi kesehatan. Pasalnya udara yang lembab dan banyaknya bakteri di kamar mandi dapat membuat handuk kamu menjadi sarang bakteri untuk berkembang biak.
Membawa Gadget ke Dalam Kamar Mandi
Wah, kalau yang ini sering banget terjadi. Tak hanya mandi, Sebagian dari kita juga membawa gadget ke dalam toilet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026