Poptren.suara.com – Rekonstruksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Bharada E langsung menodongkan sejata api ke Brigadri J. Adegan ini terjadi di ruang tamu dekat tangga.
Rekonstruksi ini dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambi yang berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Detik-detik eksekusi, Brigadir J sudah berhadapan dengan Bharada E yang tengah berdiri dengan menodongkan senjata ke arah Brigadir J.
Brigadir J langsung menunduk seraya meminta ampun agar tidak di tembak.
Melansir Suara.com, adegan penembakan Brigadir J tidak diperlihatkan oleh Polri TV. Adegan kemudian memperlihatkan Brigadir J yang sudah tergeletak di bawah tangga.
Kemudia, Ferdy Sambo menembakan sejumlah peluru ke arah dinding.
Sebelum terjadinya penembakan tersebut, Brigadir J sempat mengobrol dengan Brigadir RR di belakang Rumah Dinas Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Selesai mereka mengobrol, mereka langsung berjalan berdua untuk masuk ke dalam rumah dan berpapasan dengan Kuat Ma’ruf.
Ada 51 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi di rumah pribadi milik Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Pancoran, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Geram! Bapak Ini Pukul Wanita Berhijab di Bus BRT Banjarbakula Karena Hal Sepele
16 adegan menggabarkan peristiwa yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan 35 adegan menggabarkan peristiwa sebelum dan sesudah pembunuhan Brigadir J.
Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi menyebut total adegan yang akan diperagakan dalam rekonstruksi hari ini adalah sebanyak 78 adegan.
Selain menghadirkan kelima tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, dalam rekosntruksi ini penyidik turut mengundang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Agung RI, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM, dan Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas.(*)
Sumber : suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata