Poptren.suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyerahkan laporan hasil investigasi kasus pembunuhan Brigadir Yousa Hutabarat alias Brigadir J kepada Tim Khusus Polri di Menteng, Jakarta Pusat.
Penyerahan laporan tersebut dilakukan secara simbolik oleh Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik kepada Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto selaku ketua Timsus.
Dalam laporanya, Komnas HAM menyampaikan tiga substansi rekomendasi. Yang pertama, kasus pembunuhan terhadap Brigadir J sebagai extra judicial killing atau pembunuhan di luar hukum.
Kedua, tidak ditemukan adanya penyiksaan terhadap Brigadir J. Dan, yang terakhir kesimpulan adanya obstraction of justice atau upaya penghalangan proses hukum.
Tiga poin utama rekomendasi tersebut akan jadi bahan pertimbangan Timsus Polri dalam penyelidikan pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Dalam konferensi terpisah setelah penyerahan laporan hasil investigasi kepada Polri, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menampilkan bukti foto hasil penyelidikan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Foto jasad Brigadir Yosua beberapa saat setelah menjadi korban penembakan di rumdin Duren Tiga ditampilkan oleh Komnas HAM.
Dalam foto yang ditampilkan pada layar LCD tersebut, terlihat jasad Brigadir J yang terkapar di atas lantai didekat tangga dan sebagian tubuh diblur.
Anam mengatakan bahwa foto tersebut merupakan kondisi jasad Brigadir J kurang dari 1 jam setelah peristiwa penembakan.
Baca Juga: Kapan Pendaftaran CPNS Dan PPPK 2022 Dibuka? Ini Kata BKN
"Ini yang kami dapatkan foto yang kami bilang tadi foto tanggal 8 Juli 2022 ya, nggak sampai 1 jam setelah peristiwa penembakan," ujar Choirul yang dikutip melalui PMJ News.
"Foto ini terjadi ini, foto ini diambil tanggal 8 bulan Juli Tahun 2022 kurang dari 1 jam," lanjutnya.
sumber : suara.com
Tag
Berita Terkait
-
Terkuak! Video Ferdy Sambo Tanya Para Ajudan Siapa yang Bersedia Menembak Brigadir J
-
Komnas HAM Tampilkan Jasad Brigadir J Usai Peristiwa Penembakan
-
Tunjukan Foto Brigadir J Sesaat Setelah Ditembak, Komnas HAM Sebut Kasus Ferdy Sambo Extrajudicial Killing
-
Komnas HAM Minta Polri Sanksi Puluhan Polisi Terlibat Obstruction of Justice Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
Tetap Ditahan, 6 Ibu Ini Berbeda Nasib dengan Putri Sambo yang "Diistimewakan"
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123