Poptren.suara.com - Masyarakat Indonesia sangat suka dengan makan gorengan. Terbukti masyarakat bisa kapan pun makan gorengan bahkan hampir setiap hari sebagai menu wajib makanan. Makanan yang digoreng lebih menggoda daripada makanan yang direbus atau dikukus.
Jadi tidak heran gorengan makanan yang bisa masuk kedalam semua kalangan. Namun, kalian tahu tidak kalau mengkonsumi gorengan setiap hari dapat menimbulkan berbagai jenis masalah kesehatan.
Dilansir dari postingan Instargram di akun @Nadialaydrus yang diunggah pada 14 November 2021, ia mengungkap bahaya terlalu sering makan gorengan bagi kesehatan tubuh.
Seperti yang disampaikan oleh dr. Nadia Alaydrus gorengan jika dikonsumsi sesekali itu aman pada tubuh kita. "Tapi kalo dimakan setiap hari, itu bisa bikin masalah kesehatan," kata dr. Nadia Alaydrus.
Menurut dr. Nadia Alaydrus hal tersebut terjadi karena gorengan lebih tinggi kalorinya dibandingan dengan makanan yang proses masaknya direbus atau dikukus.
Lalu ia menambahkan bahwa makanan yang proses masaknya digoreng akan kehilangan air dan akhirnya lebih menyerap banyak lemak trans yang dihasilkan dari minyak.
"Makanya makanan digoreng itu lebih tinggi lemaknya (lemak trans) " katanya.
Apalagi kalau gorengan tersebut menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan berkali-kali untuk memasak. Hal tersebut dapat menambahkan kandungan lemak trans yang ada di minyak tersebut.
"Dan lemak trans itu sulit dicerna oleh tubuh, makanya bisa meningkatkan resiko penyakit jantung, diabetes, stroke, akibat meningkatnya kolesterol pada pembuluh darah," katanya.
Baca Juga: Jadi Pawang Hujan, Sering Meditasi Mba Rara: Kasihan dengan Suaminya Nanti
Berita Terkait
-
Jangan Terlalu Sering Mengkonsumsi Gorengan, Dokter Bilang Begini
-
7 Cara agar Gorengan Sehat Dikonsumsi, Cocok untuk Menghemat Minyak Goreng
-
Curhat Saudaranya Beli Taco di Mexico, Warganet Salfok: Kayak Jajan Gorengan
-
Curhat Saudaranya Beli Taco di Meksiko, Warganet Heran Lihat Lapak Penjual: Vibesnya Kayak Jajan Gorengan
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Cara Menata Produk Di Toko Ritel Agar Pelanggan Borong Belanjaan
-
Viral Nobar Film Pesta Babi Digelar di Masjid, Ratusan Anak Muda Datang Menonton
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Model Antik, Harga Mulai Rp40 Ribuan!
-
The Kings Warden dan Luka Pemimpin yang Disingkirkan
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
Kevin Diks Bawa Borussia Monchengladbach ke Papan Bawah Klasemen Akhir Liga Jerman 2026
-
BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP