News / Metropolitan
Senin, 18 Mei 2026 | 14:54 WIB
Suasan lengang di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Sudin Bina Marga Jakarta Timur memperketat pengawasan aset lampu jalan akibat maraknya pencurian komponen listrik di wilayah Banjir Kanal Timur.
  • Petugas meningkatkan patroli malam serta berkoordinasi dengan Satpol PP guna mencegah kecelakaan dan tindak kriminalitas di area gelap.
  • Sebanyak 50 titik lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, telah diperbaiki kembali setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat pencurian komponen.

Suara.com - Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur memperketat pengawasan terhadap aset Penerangan Jalan Umum (PJU) menyusul maraknya aksi pencurian komponen panel listrik dan lampu jalan.

Kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) diidentifikasi sebagai titik paling rawan karena kondisinya yang minim pemukiman warga.

Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, mengungkapkan bahwa para pelaku diduga memanfaatkan situasi sepi di sepanjang jalur BKT untuk melancarkan aksinya pada malam hari.

"Aksi pencurian diduga kerap terjadi di kawasan minim permukiman warga, seperti di sepanjang Banjir Kanal Timur," ujar Benhard di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Guna mengantisipasi kerugian lebih lanjut, Benhard telah menginstruksikan seluruh personel "Pasukan Kuning" untuk meningkatkan intensitas patroli malam.

Selain memantau lampu yang padam, petugas juga diminta menjaga sarana dan prasarana PJU di lapangan.

"Seluruh personel Pasukan Kuning diminta meningkatkan pengawasan, khususnya pada malam hari sambil melakukan pemantauan terhadap lampu PJU yang padam," tegasnya.

Proses perbaikan sejumlah komponen penting pada panel listrik serta kabel di bagian bawah panel di Jalan Laksamana Malahayati, Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, setelah sebelumnya hilang dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab, Kamis (7/5/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur).

Benhard menekankan bahwa dampak dari pencurian ini sangat krusial bagi keselamatan publik.

Lampu jalan yang mati tidak hanya memicu pemborosan anggaran daerah, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas dan potensi tindak kriminalitas di area yang gelap.

Baca Juga: Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Sebagai langkah koordinasi lintas sektoral, Sudin Bina Marga Jaktim segera menyurati Wali Kota dan Satpol PP Jakarta Timur guna meminta dukungan personel pengamanan di titik-titik krusial.

"Adanya bantuan dari unsur kelurahan, kecamatan, dan Satpol PP, diharapkan pengawasan di lapangan semakin kuat," tambah Benhard.

Dalam kesempatan yang sama, Sudin Bina Marga melaporkan keberhasilan penanganan kasus serupa di Jalan Pemuda, Rawamangun.

Sebanyak 50 titik lampu PJU yang sempat padam akibat pencurian komponen pada Jumat (15/5) lalu, kini telah diperbaiki dan menyala kembali secara normal.

Kepala Seksi PSU dan PJU Sudin Bina Marga Jaktim, Yanuar Ikhsan, memastikan timnya bergerak cepat guna meminimalisir gangguan kenyamanan pengguna jalan di kawasan Rawamangun tersebut. (Antara)

Load More