Poptren.suara.com - Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Minions) akan mengevaluasi penampilan mereka setelah dua kekalahannya pada dua turnamen yang digelar di Jepang.
Setelah kalah oleh Ben Lane/Sean Vendy dari Inggris pada babak kedua Kejuaraan Dunia 2022 pekan lalu, Minions kembali gagal melangkah lebih jauh pada turnamen level Super 750 Japan Open 2022 usai takluk dari pasangan Korea Selatan Kim Gi Jung/Kim Sa Rang 21-17, 17-21, 24-26 pada 16 besar di Osaka, Jepang, Kamis, 1 September 2022.
“Masih banyak evaluasi setelah dua turnamen ini. Lawan sudah bagus-bagus jadi kami harus lebih baik lagi. Secara mental tidak ada masalah, perlu banyak latihan lagi,” ucap Marcus melalui keterangan resmi PBSI di Jakarta, Kamis.
Kevin menambahkan bahwa kekalahan kali ini sama sekali tak diharapkan. Dia menilai lawan lebih beruntung untuk mencetak angka pada poin-poin kritis sehingga bisa merebut kemenangan pada gim penentu.
“Kami kurang beruntung hari ini terutama di poin-poin akhir. Mereka juga poin terakhirnya bergulir di net tadi, mau bilang apa. Yang pasti kami sudah berusaha sebaik mungkin dan hari ini belum rezekinya saja,” ucap dia.
Dengan kekalahan Minions, Indonesia mengandalkan tiga ganda putra tersisa, yakni Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (The Babies), Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (FajRi) dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (The Daddies).
Sementara itu, juara All England 2022 Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri (BaKri) harus menelan nasib serupa seperti Minions setelah kalah dari pasangan China Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi 20-22, 18-21.
[Antara]
Comeback stronger, Minions and BaKri.
Baca Juga: Hadapi Indonesian Football e-League 2022, PSIS Rekrut Mantan Punggawa Arsenal
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM
-
Desak Pemerintah Cepat Tangani Karhutla, Puan: Kita Pernah Dapat Nota Protes Dari Negara Tetangga
-
Investor Asing Serok Saham Perbankan, BBRI Paling Banyak
-
Berapa Lama Batas Maksimal Simpan Nasi di Rice Cooker? Awas Jangan Asal Hangatkan!
-
Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On