/
Kamis, 15 September 2022 | 07:57 WIB
Ilustrasi batuk ((freepik/@jcomp))

Poptren.suara.com – Batuk sebenarnya tidak memicu hal yang buruk bagi sang jabang bayi. Namun, jika sang ibu durasi batuknya sudah terlalu intens akan berakibat lemas bagi sang ibu.

Perlu dicatat, ibu hamil harus sesegera mungkin mengatasi batuknya. Kenapa, karena gejala yang akan ditimbulkan akan sangat menganggu kegiatan ibu-ibu.

Jika diperlukan, sang ibu juga boleh melakukan pemeriksaan kesehatan terkait batuk saat hamil.

Tidak semua batuk itu berbahaya bagi ibu hamil. Ada beberapa kondisi yang memang harus diwaspadai sang ibu, diantaranya :

Batuk yang disertai demam tinggi dan sesak napas

Jika mengalami batuk disertai demam tinggi dan sesak napas bisa jadi salah satu gejala pneumonia, sehingga harus menemui dokter untuk melakukan pengobatan lebih lanjut.

Batuk Keras yang Tidak Membaik Selama 1 Minggu

Batuk dengan jangka waktu yang lama bisa jadi ada virus atau infeksi virus hingga bakteri tertentu.

Jika mengalami batuk dalam waktu yang lama, hati-hati hal ini dapat memicu keguguran dan kontaksi prematur.

Baca Juga: Tete Mandosir Sarumi, Sang Pencipta Lagu "Apuse", Meninggal Dunia

Batuk yang Disertai Gejala lain berupa berat badan turun, keringat malam, nyeri demam, sesak dan batuk berdarah.

Jika sudah mengalami itu lebih baik langsung awa ke dokter.

Batuk pada Awal Kehamilan dan Akhir Kehamilan

Batuk saat awal kehamlilan dapat memicu keguguran. Untuk batuk pada trimester akhir dapat menimbukan kontraksi prematur dan menyebabkan nyeri luar biasa jika sang ibu menjalan operasi ceasar.

Maka sebab itu, jika batuk langsung segera ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Nah ini beberapa tips untuk membantu meringankan batuk tanpa menggunakan obat-obatan.

Load More