Poptren.suara.com – Jika kamu atau keluarga kamu mengalami kekerasaan pada fisik, kondisi badan kamu bakalan tidak enak atau tidak nyaman. Salah satu cara agar kondisi menta dan fisik kamu pulih dengan cara melaporkan dan melakukan visum.
Hal ini bisa berguna untuk kamu menghukum pelaku yang melalukan kekerasan kepada diri kamu ataupun keluarga kamu. Sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman sesuai dengan tidakan yang ia lakukan.
Maka dari itu, pentingnya melakukan prosedur pemeriksaan visum untuk mendapatkan bukti-bukti yang lebih kuat. Tak hanya itu saja, pemerikaan ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk memulihkan fisik ataupun mental kamu.
Pertama, kamu harus mengenali apa itu pemeriksaan visum.
Pemeriksaan visum ini adalah salah satu proses yang dilakukan bahkan penilaian yang dikeluarkan oleh tim medis terkait kekerasaan yang dialami oleh seseorang secara fisik.
Dengan tujuan pemerikasaan ini guna menilai kebutuhan perawatan korban baik dari fisik maupun mental. Hal ini juga bisa mempermudah tim medis untuk melakukan pengobatan dan mengontrol kesehatan seseorang.
Tak hanya itu saja, pemeriksaan ini juga untuk mengumpulkan bukti yang akan sangat berguna di meja hijau jika kamu ingin membawa kasus ini ke jalur hukum.
Kedua, Prosedur pemeriksaan visum
Bisanya pemerikasaan vsum ini dilakukan di klinik kesehatan atapun rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pihak berwenang atau kepolisian.
Baca Juga: Sebagai Bentuk Dukungan, Rizky DA Memposting Foto Bersama Lesti Kejora
Setiap pemeriksaan pada korban, akan memakan waktu yang berbeda-beda.
Pada kasus kekerasan, tubuh akan menjadi salah satu bukti yang perlu dijaga agar hasil pemeriksaan bisa adil. Untuk itu, saat kamu melakukan visum ada baiknya kamu tidak melakukan hal ini, karena bisa berpotensi merusak barang bukti.
Mandi.
Berendam.
Mengganti pakaian.
Menyisir rambut.
Membersihkan area yang mengalami kekerasan.
Prosedurnya bisa dilakukan segera atau maksimal 72 jam setelah tindakan kekerasan yang dialami.
Nah, berikut ini prosedur yang dijalankan saat menjalankan visum, seperti:
Riwayat kesehatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama
-
Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli
-
Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC
-
Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng
-
Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban
-
Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina