/
Senin, 03 Oktober 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi dokter / tenaga medis / tenaga kesehatan ((pixabay/DarkoStojanovic))

Poptren.suara.com – Jika kamu atau keluarga kamu mengalami kekerasaan pada fisik, kondisi badan kamu bakalan tidak enak atau tidak nyaman. Salah satu cara agar kondisi menta dan fisik kamu pulih dengan cara melaporkan dan melakukan visum.

Hal ini bisa berguna untuk kamu menghukum pelaku yang melalukan kekerasan kepada diri kamu ataupun keluarga kamu. Sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman sesuai dengan tidakan yang ia lakukan.

Maka dari itu, pentingnya melakukan prosedur pemeriksaan visum untuk mendapatkan bukti-bukti yang lebih kuat. Tak hanya itu saja, pemerikaan ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk memulihkan fisik ataupun mental kamu.

Pertama, kamu harus mengenali apa itu pemeriksaan visum.

Pemeriksaan visum ini adalah salah satu proses yang dilakukan bahkan penilaian yang dikeluarkan oleh tim medis terkait kekerasaan yang dialami oleh seseorang secara fisik.

Dengan tujuan pemerikasaan ini guna menilai kebutuhan perawatan korban baik dari fisik maupun mental. Hal ini juga bisa mempermudah tim medis untuk melakukan pengobatan dan mengontrol kesehatan seseorang.

Tak hanya itu saja, pemeriksaan ini juga untuk mengumpulkan bukti yang akan sangat berguna di meja hijau jika kamu ingin membawa kasus ini ke jalur hukum.

Kedua, Prosedur pemeriksaan visum

Bisanya pemerikasaan vsum ini dilakukan di klinik kesehatan atapun rumah sakit yang telah ditunjuk oleh pihak berwenang atau kepolisian.

Baca Juga: Sebagai Bentuk Dukungan, Rizky DA Memposting Foto Bersama Lesti Kejora

Setiap pemeriksaan pada korban, akan memakan waktu yang berbeda-beda.

Pada kasus kekerasan, tubuh akan menjadi salah satu bukti yang perlu dijaga agar hasil pemeriksaan bisa adil. Untuk itu, saat kamu melakukan visum ada baiknya kamu tidak melakukan hal ini, karena bisa berpotensi merusak barang bukti.

Mandi.
Berendam.
Mengganti pakaian.
Menyisir rambut.
Membersihkan area yang mengalami kekerasan.

Prosedurnya bisa dilakukan segera atau maksimal 72 jam setelah tindakan kekerasan yang dialami. 

Nah, berikut ini prosedur yang dijalankan saat menjalankan visum, seperti:

Riwayat kesehatan

Load More