/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:41 WIB
Dedi Mulyadi Bogkar Warung Miras Berkedok Toko Furnitur (ANTARA/dok Dedi Mulyadi)

Poptren.suara.com - Dedy Mulyadi seorang anggota DPR RI yang digugat cerai oleh sang istri Anne Ratna Mustika yang juga Bupati Karawang ini membagikan kegalauannya melalu sebuah lagu yang berjudul “Ridu Mustika” menjelang sidang perdana gugatan perceraian dari sang istri. 

Lagu yang di nyanyikan oleh Emka 9 dan diunggahdi kanal Youtubenya Dedi Mulyadi. 

"Lagu ini baru diunggah di akun YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel pada Minggu 2 Oktober 2022," kata Dedi dalam sambungan telepon, di Purwakarta, Senin (3/10/2022).

Lirik dari lagu tersebut menggambarkan kerinduan seseorang terhadap bulan purnama, sesuai dengan judul lagu tersebut. 

Sebelumya, Dedi Mulyadi akan menjalani sidang gugatan cerai yang dilayangkan oleh sang istri yang juga menjabat sebagai Bupati Karawang pada Rabu, 5 Oktober 2022 mendatang. Sidang perdana tersebut akan berlangsung di Pengadilan Agama Purwakarta. 

Pada akhir pekan lalu, Dedi Mulyadi mengabiskan waktu akhir pekannya dengan membereskan rumahnya yang berada di Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. 

Salah satu pekerjaan yang dilakukan pada akhir pecan yakni mencuci pakaian, 

“Sekarang giliran nyuci. Sekali-kali kita nyuci walaupun zaman sekarang itu sudah ada mesin cuci, 'laundry', asisten rumah tangga, gak apa-apa sesekali karena kebetulan asisten rumah tangga saya Bi Yani sedang sakit,” kata Dedi.

“Hidup ini kalau sudah terbiasa pedih, hidupnya berat, maka seberat apa pun yang dihadapi ya biasa saja karena hidupnya sudah terbiasa. Orang yang terbiasa hidup berat, kerja keras, ya hidupnya rileks tidak ada ketakutan dalam dirinya,” katanya menambahkan.

Baca Juga: PPKM Level 1 Seluruh RI, Mendagri Tito Karnavian Meminta Agar Proses Penyaluran BLT Dipercepat

Dedi sambil mencuci pakaian menceritakan tentang filosofi air hingga menceritakan perjalanan kehidupanny yang lahir dari keluarga yang sederhana bahkan menurutnya terhitung berat. Ia dilahirkan dari pasangan Sahlin Ahmad dan Karsiti, ia lahir sebagai anak bungsu dari sembilan bersaudara. 

Dari kelas satu SD, Kang Dedi sapaan akrabnya sudah menjalani hidup sebagai pengembala kambing. Ia pun bisa mendapatkan kambing dari hasil menjual cincin yang diperoleh saat ia sunat pada usia lima tahun. 

sambil bercerita tentang kehidupannya, ia tetap mencuci sejumlah pakaian dan celana miliknya. 

 “Santai saja hidup ini. Nyuci itu harus membersihkan dan yang kotor itu buang jangan dicampur dengan yang bersih karena kalau dicampur malah merusak," kata Dedi.

Load More