poptren.suara.com - Kekerasan yang terjadi dalam pelatihan untuk masuk organisasi kini masih terjadi. Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang mengaku dirinya disiksa para seniornya ketika mengikuti Pendidikan Dasar (Diksar) Unit Kegiatan Mahasiwa Khusus (UKMK) Litbang.
Mahasiswa yang berinisial ALP tersebut mengaku dirinya dianiaya dan ditelanjangi oleh seniornya di organisasi kampus saat melakukan Diksar di Bumi Perkemahan Gandus, Kota Palembang.
Wajah dari korban tersebut pun babak belur dan juga banyak bekas sundutan rokok di tubuhnya.
Hal tersebut membuat korban menjadi trauma dan berencana untuk berhenti kuliah.
“Karena kasus ini, anak saya jadi kepikiran untuk putus kuliah. Parahnya saat kejadian, ALP sampai ikut ditelanjangi oleh pelaku," ujar ibunya.
Saat ini ALP sedang dirawat di Rumah Sakit Hermina di Jakabaring Palembang, untuk mendapat perawatan. "Tadi siang (Minggu) kami larikan ke rumah sakit dan dia (ALP) masih belum bisa dibesuk dulu. Jujur, dari semalam saya terus-terusan menangis bila membayangkan saat anak saya diperlakukan seperti binatang, biadab sekali mereka," tambah ibunya.
Anak tersebut disiksa oleh lebih dari 10 seniornya di organisasi kampusnya tersebut.
Kasus penyiksaan ini berawal dari sikap korban yang berkomentar soal dirinya bergabung di UKMK tersebut. Korban sempat mempertanyakan Diksar yang seharusnya berlangsung di Bangka sesuai yang dijanjikan, namun berubah ke Gandus Palembang.
Korban pun dimintai uang pendaftaran Rp 300.000 dan diminta untuk membawa bekal sendiri selama Diksar.
Baca Juga: Beberapa Kain Kafan Terlihat Akibat Tanah TPU Sinargara Kota Bandung Ambruk
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga sangat berharap adanya ketegasan dari pihak kampus kepada pelaku kekerasan adiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Cinta Laura Desak Kasus Pelecehan Seksual FH UI Diusut, Minta Maaf Tak Cukup
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Harga Emas Antam, USB, Galeri24 di Pegadaian Melejit Rabu 15 April 2026
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
Buku Lelah Tapi Untuk Masa Depan: Meski Sepi, Kabar Baiknya Kamu Bertumbuh!
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pernikahan Cuma 2 Bulan, Boiyen Bongkar Tabiat Mantan Suami
-
Kisah Tragis Nelayan Bangkalan yang Berpulang Justru Saat Jaringnya Melimpah
-
Cari Sepeda Bekas Murah Tapi Kualitas Sultan? Ini 5 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan yang Bagus